Rencananya, Christine akan mulai syuting bulan depan di Bali bersama dengan beberapa artis juniornya.
- Tim WowKeren
- Kamis, 29 Agustus 2013 - 23:52 WIB
WowKeren - Memerankan peran dalam sebuah film memang tidak mudah. Begitu pun halnya dengan aktris senior kawakan Christine Hakim dalam memerankan film terbarunya.
"Semua peran itu sulit untuk dimainkan oleh para aktris ataupun aktor. Dalam berakting kita memerlukan persiapan yang serius dan matang kalau kita ingin menghasilkan hasil yang maksimal," kata Christine saat ditemui di Jakarta Selatan, Kamis, 29 Agustus. "Dan di film saya yang terbaru, kesulitannya adalah menari."
Berperan sebagai guru tari merupakan tantangan tersendiri untuk Christine. Rencananya, ia akan mulai syuting bulan depan di Bali bersama dengan beberapa artis juniornya.
"Film baru yang akan syuting bulan depan sutradaranya Erwin Arnada judulnya 'Jejak di Seribu Hujan'. Filmnya bercerita tentang tiga perempuan dengan karmanya," kata Christine. "Itu juga mengangkat tarian ritual sang hyang dedari di Bali. Kalau di solo itu namanya Bedoyo. Aku main sama Reza Rahadian juga, sama Slamet Raharjo dan dua pemain baru."
Alasan utama Christine menerima film ini walaupun sulit adalah kekuatan alur ceritanya serta lokasi syutingnya. Walaupun agak kesulitan menari, namun ia tetap melakukan latihan tari.
"Rencananya saya akan syuting di salah satu desa di Singaraja, Bali. Hampir seratus orang penduduknya tuna rungu," kata Christine. "Menjadi seorang mantan penari Sang Hyang Dedari dengan latar belakang budaya itu yang membuat saya tertarik untuk ikut bermain di film ini. Susahlah nari sudah setua ini. Tapi saya tetep akan latihan juga sedikit-sedikit."
(wk/)