Hotman Paris tanggapi kritik Frank Hutapea dengan video klien berterima kasih atas bantuan hukum.
- Minggu, 19 Juli 2026 - 04:31 WIB
WowKeren - Program bantuan hukum Hotman 911 kembali menjadi perhatian publik setelah pernyataan kritis dari Frank Alexander Hutapea, putra sulung pengacara terkenal Hotman Paris Hutapea. Frank menyebut bahwa program tersebut lebih merupakan strategi marketing daripada bentuk kepedulian sosial. Namun, sebagai tanggapan, Hotman Paris membagikan video-video ucapan terima kasih dari klien-klien yang merasakan manfaat dari bantuan hukum tersebut.
Dalam unggahan di Instagram, Hotman Paris menampilkan sejumlah video klien dari kalangan kurang mampu yang mengungkapkan rasa syukur atas bantuan hukum yang mereka terima melalui tim Hotman 911. Para klien tersebut menyampaikan terima kasih kepada Hotman Paris dan timnya karena telah membantu menyelesaikan masalah hukum yang mereka hadapi.
Video-video ini muncul tak lama setelah kritik Frank terhadap program Hotman 911 viral di media sosial. Polemik ini berawal ketika Hotman Paris mengambil alih sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, yang memicu berbagai komentar dari publik. Salah satu warganet mempertanyakan motivasi Hotman dalam menerima kasus tersebut, meskipun dirinya menyatakan tidak mengejar honorarium.
Frank Hutapea, dalam kritiknya, menyampaikan bahwa program bantuan hukum gratis yang dikenal dengan nama Hotman 911 tidak sepenuhnya dijalankan dari rasa kepedulian, melainkan hanya untuk membangun citra. Ia menulis, "Orang miskin itu cuman dijadiin senjata marketing aja. He never really care he only care about being center of attention."
Lebih lanjut, Frank juga mengecam keberadaan akun media sosial Hotman 911, yang ia anggap sebagai upaya pemasaran yang tidak etis. Dalam salah satu komentarnya, ia menuliskan, "Tutup aja ini IG pengais keadilan marketing ala ala buat jualan alcohol di Holywings lebih hina dari hina."
Di tengah ramainya kritik tersebut, video yang dibagikan Hotman Paris berhasil menarik perhatian publik. Dalam video-video itu, banyak masyarakat yang mengaku mendapatkan pendampingan hukum yang sangat berarti bagi mereka. Beberapa klien mengisahkan bagaimana bantuan dari Hotman 911 telah membantu mereka menyelesaikan berbagai masalah hukum yang sulit.
Kemunculan video-video tersebut membuat sebagian publik mempertanyakan kembali tudingan bahwa Hotman 911 hanya berfungsi sebagai alat pemasaran. Banyak yang menilai bahwa tindakan Hotman Paris dan timnya ternyata memberikan dampak positif bagi mereka yang membutuhkan. Di sisi lain, ada juga yang beranggapan bahwa unggahan tersebut merupakan respons tidak langsung terhadap kritik yang menyerang program bantuan hukum tersebut.
Polemik antara Hotman Paris dan Frank Hutapea ini menyoroti berbagai pandangan masyarakat mengenai peran pengacara dalam membantu masyarakat, khususnya di kalangan yang kurang mampu. Di satu sisi, ada mereka yang mengapresiasi upaya Hotman Paris dalam memberikan bantuan hukum, sementara di sisi lain, ada yang skeptis terhadap niat dan motivasi di balik program tersebut.
Dengan berbagai pendapat yang muncul, situasi ini menunjukkan dinamika yang ada di dunia hukum dan publikasi, serta bagaimana media sosial dapat mempengaruhi persepsi masyarakat. Hotman Paris tampaknya tetap berkomitmen untuk melanjutkan program Hotman 911, meskipun ada kritik yang menyertainya.
(wk/timw)