Salah satu program PSSI dalam kongres tahunan 2014 adalah menargetkan peringkat Timnas Indonesia naik ke-130 dunia.
- Tim WowKeren
- Senin, 27 Januari 2014 - 13:39 WIB
WowKeren - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menggelar kongres tahunan yang dilaksanakan di Hotel Shangri-La, Surabaya, Minggu (26/1). Dalam kongres tersebut, PSSI mengeluarkan hasil yakni lima program yang akan dilakukan mulai awal 2014 ini.
Menurut Sekretaris Jenderal PSSI, Joko Driyono, program tersebut untuk memajukan sepakbola Indonesia. Program yang pertama adalah mengembangkan sepakbola, baik secara teknis maupun manajemen. visi dan misinya adalah Quality of the Game.
"Seluruh kegiatan PSSI harus sampai ke klub, harus mempunyai misi yang sama," ujar Joko. "Apapun yang kami lakukan, tidak ada artinya jika tak ada perkembangan di kualitas pertandingan."
Aspek teknis yang ditekankan Joko untuk pengembangan sepakbola Indonesia adalah coaching education, grassroot & youth, referee hingga futsal. Hal teknis tersebut harus beriringan dengan memiliki manajemen yang profesional dan memiliki organisasi yang baik untuk dikelola.
Program yang kedua adalah tentang prestasi Timnas Indonesia. PSSI menargetkan Timnas Senior menjuarai turnamen AFF mendatang dan Timnas U-23 untuk lolos ke perempatfinal Asian Games. Sedangkan untuk Timnas U-19 ditargetkan masuk ke Semifinal pada turnamen AFC Cup U-19 sekaligus lolos ke Piala Dunia U-20 tahun 2015. "Jika semua tercapai, kami berharap ranking FIFA bisa di bawah 130 besar," kata Joko.
Untuk program ketiga adalah pengembangan anggota PSSI. Dimana, klub-klub, Asosiasi daerah yang lama maupun baru dibawah kepemimpinan PSSI. Keempat adalah kompetisi profesional yakni Liga Super Indonesia. Yang terakhir adalah kompetisi di Liga Amatir.
Pada saat Kongres berlangsung, ribuan fans setia Persebaya Surabaya, Bonek, memenuhi janjinya melakukan aksi di depan hotel Shangri-La, Surabaya, Minggu(26/1). Aksi dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap Kongres Tahunan PSSI.
"Ada 15 ribu massa yang akan mengepung tempat kongres. Mereka masyarakat Surabaya yang tergabung dalam suporter loyalis Persebaya 1927," ujar Saleh Mukadar. "Mereka menuntut Persebaya 1927 yang musim lalu berkompetisi di Indonesian Premier League (IPL) diakui sebagai anggota PSSI."
(wk/)