Film tersebut dilarang diputar di Qatar, Bahrain dan Uni Emirat Arab serta mendapat tentangan dari sejumlah negara karena menampilkan wajah Nabi Nuh.
- Tim WowKeren
- Senin, 10 Maret 2014 - 12:53 WIB
WowKeren - Film "Noah (2014)" akan segera tayang perdana, akhir Maret mendatang. Namun film yang terinspirasi dari perjalanan Nabi Nuh membuat perahu raksasa demi menyelamatkan keluarga dan umat manusia dari bencana banjir besar tersebut menuai kecaman dari sejumlah negara Arab.
Qatar, Bahrain dan Uni Emirat Arab (UAE) mengecam film tersebut dengan alasan agama. Badan sensor film di tiga negara tersebut melakukan pencekalan sehingga "Noah" tak akan ditayangkan di sana.
"Badan sensor di Qatar, Bahrain dan UAE mengonfirmasi pekan ini bahwa film tersebut tidak akan ditayangkan di negara mereka," demikian pernyataan resmi perwakilan dari Paramount Pictures. "Pencekalan ini karena berlawanan dengan ajaran agama Islam."
Bukan hanya tiga negara, sejumlah negara lainnya yang mayoritas memeluk agama Islam juga akan melakukan pencekalan. Mesir, Yordania dan Kuwait pun ikut menentang.
Institusi Islam di Mesir, Al Azhar, menentang karena adanya penggambaran nabi. "Menampilkan wajah seorang nabi, berlawanan dengan keimanan. Hal ini bisa mempengaruhi perasaan para penganut dan ini jelas-jelas melanggar hukum Islam," ujar pihak Al Azhar.
Film "Noah" sendiri digarap dengan konsep serius dan menghabiskan dana USD 130 juta atau Rp 1,4 triliun. Film arahan sutradara Darren Aronofsky itu dibintangi Russell Crowe, Jennifer Connelly, Emma Watson dan Anthony Hopkins.
(wk/)