Tes ini mengungkap kandungan lemak dalam darah yang tinggi bisa beresiko menyebabkan penyakit alzheimer.
- Tim WowKeren
- Selasa, 11 Maret 2014 - 12:57 WIB
WowKeren - Alzheimer merupakan penyakit yang berhubungan dengan gangguan kesehatan otak dan biasanya menyerang orang berusia lanjut. Namun saat ini, penyakit yang juga dikenal dengan demensia itu ternyata juga menyerang orang usia muda.
Penelitian terbaru dari Universitas Georgetown di Washington DC menemukan sebuah cara untuk mendeteksi dini penyakit alzheimer dengan tes darah. Peneliti mengambil 525 sampel yang terdiri dari darah orang sehat dan penderita alzheimer. Dari penelitian selama tiga tahun tersebut diperoleh 10 protein lipid yang merupakan residu hasil metabolisme membran sel otak.
Protein tersebut mengandung lemak dalam darah yang bisa mendeteksi alzheimer. Jika kandungan lemak mencapai level 10, itu berarti anda beresiko kuat menderita penyakit alzheimer hingga 90 persen. Penemuan ini nantinya diharapkan bisa membantu penderita maupun keluarga untuk menyiapkan beberapa perawatan dan pencegahan.
Alzheimer disebabkan oleh zat protein beracun yang bisa menghancurkan sel-sel otak. Penyakit ini akan menyebabkan penderita kesulitan mengingat hal-hal kecil dalam hidupnya. Hingga saat ini, ada 35 juta orang di seluruh dunia yang mengidap penyakit alzheimer dan belum bisa disembuhkan.
(wk/)