MUI Pusat Yakini Ustadz Guntur Bumi Berbohong
Selebriti

Wakil Ketua Pengkajian MUI, Cholil Nafis, menilai UGB melakukan kebohongan dengan berkelit soal munculnya ulat atau paku dari tubuh pasien.

WowKeren - Bidang pengkajian MUI Pusat memberikan penilaian kalau Ustadz Guntur Bumi telah melanggar syariat Islam. Hal itu berarti praktek pengobatan UGB tidak sesuai dengan ajaran atau dilarang dalam Islam.

"Melanggar syariat Islam itu sama kayak zina, itu tidak bermasalah dari sisi akidah tapi dilarang dalam Islam," terang Wakil Ketua Pengkajian MUI, Cholil Nafis, di Studio Hanggar, Pancoran, Jakarta, Senin (17/3) malam. "Kebohongan seperti keluar sesuatu (ulat dari kepala pasien) itu kan bagian penyimpangan. Katanya di luar kontrol dia, tapi kan manajemen dia."

MUI Pusat menegaskan kalau UGB harus memperbaiki cara pengobatan jika memang ingin melanjutkan prakteknya. Selain itu, suami Puput Melati ini juga wajib memperjelas pungutan dari pasien.


"Kalau sedekah atau zakat, kan tidak harus ke tempat dia," kata Cholil. "Bisa ke orang miskin, panti asuhan atau yang lainnya."

Dalam pengobatan, staf UGB selalu memberitahu kalau sang pasien terkena santet. Biasanya seusai pengobatan, keluar paku dan ulat hingga pasien rela berbuat apapun dan membayar mahal agar sembuh.

"Saya diobati di ruang tertutup. Saya nangis pas diobati, karena keluar paku dan belatung. Katanya saya kena santet," kata Ibu Min di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo No.3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (17/3). "Ketika saya kasih emas, dia langsung pulang, padahal stafnya belum selesai khatam Qur'an. Di sana ada kelapa hijau dan ayam hitam yang jeroannya dikubur di rumah saya."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!