Aksi ini menimbulkan kecaman dari berbagai pihak karena dinilai melanggar ajaran agama Islam.
- Tim WowKeren
- Jumat, 28 Maret 2014 - 09:37 WIB
WowKeren - Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, mengumumkan bahwa pesawat Malaysia Airlines yang hilang sejak 3 minggu lalu telah jatuh di Samudra Hindia, Senin (24/3). Najib juga mengungkapkan bahwa tak ada satupun penumpang yang selamat dalam kejadian ini.
Hal tersebut ternyata kembali membuat salah satu dukun terkenal Malaysia, Ibrahim Mat Zin, turut prihatin. Ia kemudian menggelar sebuah ritual untuk memanggil arwah pesawat dengan nomor penerbangan MH370 itu di pantai Pulau Sembilan, Perak, Malaysia. Salah satu media Malaysia sempat merekam aksi nyeleneh dari dukun yang juga pernah membuat kehebohan di Bandara Kuala Lumpur beberapa pekan lalu.
Dalam video tersebut terlihat Ibrahim dan 4 orang anak buahnya sedang menaiki motor boat sambil meneropong lautan dengan batang bambu. Selain itu, ada juga adegan dimana seorang pria berusaha mencari sesuatu di kedalaman laut menggunakan tongkat. Beberapa orang juga terlihat membawa kentongan besar dan menyuarakan adzan ke lautan.
Ritual ini sontak menimbulkan kecaman dari publik Malaysia. Banyak orang mengkritik aksi tersebut karena dinilai melanggar kaidah agama Islam. Mereka mendesak pemerintah Malaysia untuk menindak tegas Ibrahim agar tak melakukan hal yang bisa mencemarkan agama lagi.
"Kami mendesak pemerintah untuk menghentikan perbuatan yang jelas melanggar agama tersebut," ungkap Raja Ahmad selaku perwakilan dari Pemuda Perak Malaysia. "Jika Ibrahim tidak ditindak, ia bisa-bisa akan melakukan aksi yang lebih nekat dan bersifat kebal."
Sebelumnya, Ibrahim juga pernah melakukan ritual pencarian pesawat di bandara Kuala Lumpur sesaat setelah MH370 dinyatakan hilang. Namun aksi tersebut juga mendapat kecaman dari pemerintah Malaysia karena dianggap melanggar agama dan mengganggu aktivitas penumpang di bandara.
Hingga saat ini Tim SAR dari berbagai negara belum juga menemukan puing pesawat MH370 meskipun satelit dari China, Perancis dan Thailand telah menangkap banyak obyek terapung di samudra Hindia. Tim SAR Australia mengungkapkan bahwa buruknya cuaca dan dalamnya laut membuat pihaknya kesulitan untuk melakukan operasi pencarian puing pesawat Malaysia Airlines.
Pesawat Malaysia Airlines menghilang ketika dalam perjalanan menuju Beijing dari Kuala Lumpur pada Sabtu (8/3) dini hari. Namun setelah 2 jam mengudara, pesawat tersebut kehilangan kontak dengan pemantau lalu lintas udara pukul 02:40 di sekitar wilayah perairan Vietnam. Pesawat MH 370 membawa 239 penumpang yang termasuk di dalamnya 7 warga negara asal Indonesia.
Kunjungi Galeri Foto dukungan berbagai negara untuk insiden hilangnya Pesawat Malaysia Airlines.
(wk/)