PPFI Kritik Kekerasan di 'The Raid 2: Berandal'
Film

Ketua PPFI, Firman Bintang, merasa kecewa karena pemerintah mendukung 'The Raid 2' yang menurutnya menampilkan adegan kekerasan.

WowKeren - "The Raid 2: Berandal" disambut dengan antusiasme yang tinggi oleh para penggemar film action di dalam dan luar negeri. Namun, Persatuan Produser Film Indonesia (PPFI) mengkritik film yang dibintangi Iko Uwais itu. Menurut ketua PPFI, Firman Bintang, "The Raid 2: Berandal" banyak menampilkan adegan kekerasan.

"PPFI kecewa kenapa pemerintah memberikan apresiasi kepada film bertemakan kekerasan. Khususnya, 'The Raid 2: Berandal'," ujar Firman di Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (1/4). Produser film horor "3 Cewek Petualang" dan "Pengantin Pantai Biru" ini merasa bahwa pemerintah bersikap tak adil karena tak memberikan dukungan yang sama untuk semua film.

"Pemerintah selalu menuntut PPFI dan anggota di dalamnya memproduksi film yang berisi kebudayaan, pendidikan dan kearifan lokal lain," tambahnya. "Tapi tidak ada apresiasi. Kalau memang lewat kekerasan, tinggal saya bilang sama anggota untuk bikin."


Namun, produser film "Ada Apa dengan Pocong?" ini menampik jika PPFI merasa cemburu dengan apresiasi yang diterima "The Raid 2". "Ini bukan kecemburuan. Tugas mereka (pemerintah) ada untuk mendukung semua film. Perhatian itu harus diberikan secara menyeluruh," pungkasnya.

Sementara itu, hingga saat ini "The Raid 2: Berandal" diputar di bioskop Indonesia. Film arahan sutradara Gareth Evans itu juga akan ditampilkan di sejumlah negara.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!