Menyadari betapa pentingnya indra pendengaran, Slank selalu 'menyepi' setiap kali selesai konser.
- Tim WowKeren
- Selasa, 29 April 2014 - 21:10 WIB
WowKeren - Sebagai duta "Cegah Ketulian pada Musisi", Slank menyadari betul resiko gangguan pendengaran yang diakibatkan terlalu sering mendengar suara dengan intensitas yang terlalu tinggi. Oleh karena itu, Slank memberikan sosialisasi mengenai bagaimana mencegah ketulian.
Sang drummer, Bimbim Slank mengatakan mendengarkan sesuatu yang keras bisa membahayakan diri sendiri. "Empat tahun yang lalu kita udah dicek sama dokter. Setelah itu kita tahu soal bahayanya telinga dan mendengarkan sesuatu yang keras itu bahaya," kata pria kelahiran 1966 itu saat memperingat "Noise Awareness" di Jl. Potlot, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (29/4).
Oleh kaerna itu, para personil Slank mengaku selalu mengurangi kadar kebisingan usai menjalani konser. Setiap selesai konser, mereka memilih berada di tempat yang lebih sepi karena tidak mau mendengarkan suara lagi.
"Setiap gue habis konser, pasti di mobil itu gue matiin tape mobil. Pengennya sepi aja," kata Bimbim. Bimbim pun berharap agar semua musisi bisa lebih menjaga telinga dari kebisingan. "Ya kita cuma bikin mulai perhatian, beberapa musisi kita juga bakal ngasih tau ke temen-temen yang lain," pungkasnya.
(wk/)