Situs Purba Megalitikum Ditemukan di Jayapura
Nasional

Balai Arkeologi Jayapura temukan situs purbakala jaman neolitikum dan megalitikum, juga tulang manusia di Bukit Srobu.

WowKeren - Jika sebelumnya telah ditemukan fosil Dinosaurus terbesar di Argentina. Ternyata di Indonesia juga ditemukan situs peradaban pra sejarah baru. Meski bukan yang terbesar namun penemuan ini tetap menarik untuk dipelajari.

Ditemukan sebuah bekas pemukiman zaman neolitikum dan megalitikum seluas 15 ribu meter di kampung Enggros, Distrik Abepura, Jayapura, Papua. Kepala Balai Arkeologi Jayapura, Muhammad Irfan, mengatakan bahwa penemuan tersebut berasal dari laporan warga pada Pebruari lalu.

Setelah mendengar laporan dari warga, Irfan dan timnya langsung bergegas menuju Bukit Srobu tempat dimana situs ditemukan. "Jadi setelah dilaporkan kepada Balar Jayapura, kami langsung melakukan survei dan meninjau lapangan. Hari ini adalah hari ke-10 penelitian kami," kata Irfan.

Irfan mengatakan, tim peneliti berjumlah 6 orang tersebut paling banyak menemukan sekitar ribuan cangkang. Penemuan tersebut membuat warga setempat menjulukinya dengan "Bukit Kerang". Tidak hanya itu, ditemukan pula fragmen-fragmen gerabah bermotif, alat serpih, dan kapak yang diperkirakan adalah bekas peninggalan jaman neolitikum.


Untuk peninggalan jaman megalitikum, ditemukan menhir, meja batu, tangga teras batu dan bekas pemukiman. "Hal tersebut menandakan bukit ini tidak jauh dari permukaan laut. Cukup komplit dan kompleks, karena ada bekas rumah," tambah Irfan.

Ketua tim, Erlin N.J Djami, menyatakan selain benda-benda yang ditemukan itu terdapat juga dakon dan tulang-tulang manusia. Namun pihaknya belum mengetahui secara pasti umur dari tulang belulang tersebut. Pasalnya, Bukit Srobu pernah dijadikan tempat persembunyian tentara Jepang pada masa PD II.

"Yang kami sedang kejar adalah penemuan arang atau sisa-sisa dapur untuk bisa diketahui lewat pengukuran karbon," kata Erlin. "Hal itu agar kami dapat menentukan penanggalan pasti benda-benda neolitikum dan megalitikum tersebut. Kalau sudah tahu baru bisa tentukan umur tulang belulang manusia itu".

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!