Menteri Keuangan Finlandia, Antti Rinne, merasa dikhianati dengan kesepakatan Nokia-Microsoft yang tidak dipenuhi Microsoft seluruhnya.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 19 Juli 2014 - 12:25 WIB
WowKeren - Keputusan CEO Microsoft, Satya Nadella, merumahkan 18 ribu pegawainya ternyata tidak membuat Menteri Keuangan Finlandia yang baru, Antti Rinne, merasa senang. Dia merasa dikhianati karena seharusnya kerjasama Nokia dan Microsoft membawa perkembangan negara asal Nokia tersebut.
"Bisa dikatakan bahwa kita telah dikhianati," ujar Rinne. "Pada saat kesepakatan Nokia-Microsoft diumumkan, mereka berkomitmen dengan tim ahli Finlandia. Sekarang tampaknya komitmen ini tidak sepenuhnya terpenuhi."
Pemangkasan jumlah pegawai Microsoft ini memang lebih merugikan pegawai asal Finlandia yang diserap dari hasil kesepakatan yang disetujui Nokia-Microsoft. Pengurangan jumlah pegawai ini dimaksudkan agar kerja perusahaan lebih efisien dan efektif.
Selain itu, Microsoft mengeluarkan kebijakan untuk menghentikan proyek Nokia X dan menggantikannya dengan perangkat berprosesor Windows Phone. Perusahaan Bill Gates ini juga mengurungkan niatnya memproduksi McLaren yang memiliki fitur teknologi gestur.
(wk/)