Walikota Incheon, Yoo Jeong-Bok, mengakui kalau kemolekan pemandu sorak Korut sebenarnya bisa memberikan banyak kontribusi untuk Asian Games.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 20 September 2014 - 09:34 WIB
WowKeren - Korea Selatan sudah berjuang keras untuk menggelar pembukaan Asian Games 2014 yang spektakuler dengan mengundang JYJ, EXO, PSY dan sederet artis Korea Selatan lainnya. Namun acara yang berlangsung Jumat (19/9) itu ternyata sepi penonton.
Salah satu penyebab karena pemandu sorak Korea Utara yang terkenal seksi batal hadir di pembukaan. "Para pemandu sorak Korea Utara akan memberikan kontribusi banyak untuk acara kami dan juga untuk meningkatkan hubungan antara kedua Korea," kata Walikota Incheon, Yoo Jeong-Bok.
Padahal Korea Utara diwakili Pyongyang membatalkan kedatangan karena pihak Korea Selatan meributkan beberapa detil dan menilai kelompok pemandu sorak itu akan dijadikan alat propaganda politik. "Korea Selatan mempermasalahkan skala kelompok pemandu sorak dan ukuran bendera DPRK (Korut)," demikian pernyataan resmi Korut, Agustus lalu.
Sepinya penonton di pembukaan juga dampak dari teknologi modern. "Acara olahraga besar tak menarik perhatian publik lagi. Orang dapat menonton Asian Games pakai smartphone tak perlu ke stadion. Selain itu, Kaum muda memiliki kepentingan baru di waktu luang dan kegiatan pribadi seperti internet, bukan olahraga," keluh pekerja di Incheon, Park Song-Moo.
Asian Games 2014 memakan biaya hampir USD 2 miliar atau Rp 23 triliun. Hal ini menjadikan Incheon sebagai kota paling terjerat utang se-Korea Selatan. Ini juga dialami, Guangzhou, Tiongkok, sebagai tuan rumah sebelumnya.
Kunjungi Galeri Foto Pembukaan Asian Games 2014.
(wk/)