Angelina Jolie Tersanjung Diberi Penghargaan Oleh Ratu Inggris
Selebriti

Angelina menerima lencana penghargaan itu di Buckingham Palace, London, karena kepeduliannya terhadap kemanusiaan.

WowKeren - Angelina Jolie beserta keluarganya datang ke Inggis karena diundang oleh sang Ratu. Kedatangan aktris 39 tahun tersebut untuk mendapatkan penghargaan dari Ratu Inggris yang diberikan Jumat (10/10) di Buckingham Palace, London.

Angelina dipertemukan secara pribadi dengan Ratu Inggris untuk menerima anugrah Dame Grand Cross of the Most Distinguished Order of St Michael and St George karena kepeduliannya terhadap korban kekerasan seksual di area perang. Penghargaan ini telah diumumkan pada Juni lalu ketika Jolie memimpin End Sexual Violence in Conflict (ESVC) KTT dunia di London bersama dengan sekretaris luar negeri, William Hague. Aktris "By the Sea" itu pun mengaku merasa terhormat menerima penghargaan ini.

"Mendapatkan penghargaan terkait dengan kebijakan luar negeri sangat berarti bagi saya, sebagaimana saya mendedikasikan hidup saya untuk itu," tutur Jolie setelah menerima penghargaannya. "Bekerja untuk Preventing Sexual Violence Initiatives (PSVI) bersama dengan para korban pemerkosaan adalah suatu kehormatan, saya yakin keberhasilan kami akan abadi dan saya mendedikasikan diri sepenuhnya".


Pemberian penghargaan tersebut dilakukan di ruang 1844, yang dinamai sebagai penghormatan akan kunjungan Kaisar Rusia, Nicholas I. Jolie ditemani oleh suami dan 6 orang anaknya pada saat itu, walaupun tidak ada foto resmi yang menampilkan mereka. Selain aktris film "Maleficent" itu, ada juga Paul de Jersey yang diangkat sebagai gubernur Queensland bersama istrinya, Kaye.

Aktris sekaligus aktivis itu memang sering menunjukkan kepeduliannya terhadap masalah kemanusiaan. Berawal dari kehidupan pribadi Jolie yang telah mengadopsi 3 anak dari Ethiopia, Vietnam dan kamboja. Bekerja sama dengan United Nation High Commissioner for Refugees (UNHCR) untuk membantu mencarikan keadilan bagi korban kekerasan sexual di area perang. Mendirikan organisasi yang bernama Preventing Sexual Violence Initiatives (PSVI) bersama William Hague dan juga utusan khusus dari Komisaris Tinggi PBB untuk para pengungsi.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait