Pengacara dan kepala eksekutif Sony Pictures mengatakan pihaknya saat ini masih mencari jalan untuk tetap menayangkan 'The Interview'.
- Tim WowKeren
- Senin, 22 Desember 2014 - 13:08 WIB
WowKeren - Film "The Interview" terus menarik perhatian setelah Sony Pictures mengalami peretasan besar-besaran beberapa waktu lalu. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Sony telah memutuskan tidak akan merils "The Interview".
Namun mereka tampaknya telah berubah pikiran. Minggu (21/12), pengacara Sony Pictures mengatakan "The Interview" akan tetap tayang, namun mengalami pengunduran dari jadwal semula. Awalnya, "The Interview" direncanakan masuk bioskop mulai 25 Desember mendatang.
"Sony tengah berusaha untuk mendistribusikan film ini. (The Interview) akan tetap didistribusikan," tutur sang pengacara, David Boles. "Bagaimana ini akan didistribusikan, aku pikir masih belum ada yang tahu, tapi ini akan tetap disebarkan."
Hal serupa disampaikan oleh kepala eksekutif Sony, Michael Lynton. Michael mengatakan bahwa pihaknya tidak akan kalah dari hacker dan sedang berusaha mencari jalan untuk menayangkan "The Interview". "Kami masih akan mempublikasikan film ini. Ada beberapa kesempatan yang terbuka," ujar Michael.
Sementara itu, "The Interview" bercerita tentang kisah Dave Skylark (James Franco), host acara TV, dan produsernya, Aaron Rapoport (Seth Rogen) yang mengetahui bahwa Presiden Korea Utara merupakan fans acara mereka. Mereka pun berencana melakukan wawancara dengan sang diktator.
(wk/)