Imam tengah menghadapi masalah terkait persiapan sejumlah kompetisi seperti SEA Games 2015 dan ISL musim ini yang kick-offnya terancam tertunda.
- Tim WowKeren
- Rabu, 18 Februari 2015 - 07:50 WIB
WowKeren - Menpora Imam Nahrawi sudah melakoni 100 hari kerja. Namun sejauh ini, Imam dinilai tak membuat gebrakan besar menjelang SEA Games 2015 serta untuk persiapan Olimpiade Rio de Janeiro 2016 dan Asian Games 2018 di Jakarta.
Mantan atlet nasional memberikan kritikan atas kinerja Imam. Dari skala 1-10, Imam hanya mendapat nilai 2 dari Forum Mantan Atlet Nasional.
"Kami para mantan atlet tidak bisa diam saja. Dengan adanya forum atlet ini semoga suara kami bisa didengar," sahut koordinator Forum Mantan Atlet Nasional Taufik Hidayat di Jakarta, baru-baru ini. "Para pejabat selalu ribut. Pembinaan sepertinya hanya menjadi obyek untuk meraih keuntungan," timpal mantan pebulutangkis Ivana Lie.
Bukan hanya itu, Imam juga menuai kritik dari suporter Arema, Aremania, yang tak terima klubnya dianggap tak layak ikut ISL musim ini. "Kalau Arema dibilang belum memenuhi syarat, saya ingin Menpora dan BOPI datang langsung ke Malang. Coba arahkan kami seperti apa mengelola klub yang benar. Kalau bisa BOPI dan Menpora coba ikut merasakan mengelola Arema beberapa minggu saja. Biar lebih paham juga ngurusi tim," ujar Pembina Klub Arema Cronus, Agoes Soerjanto.
Sebelumnya, BOPI dan Tim Sembilan menyampaikan lima persyaratan standar organisasi yang harus dipenuhi PT Liga Indonesia dan klub peserta sebelum kompetisi ISL 2015. Masing-masing persyaratan tersebut yakni seluruh klub peserta ISL harus segera melunasi tunggakan kepada pemain, pelatih dan ofisial tim dengan menyertakan bukti pelunasan. Jika syarat belum dipenuhi, maka kick-off ISL yang dijadwalkan 20 Februari tersebut harus ditunda.
(wk/)