Jepang Ciptakan Stiker Khusus untuk Lindungi Wanita dari Tindak Pelecehan
Nasional

'Stiker Anti Chikan' menjadi salah satu upaya Kepolisian Prefektur Saitama untuk melindungi para wanita dari tindak kriminal.

WowKeren - Kasus pelecehan terhadap perempuan bukan lagi masalah baru. Hal ini tidak hanya terjadi di negara tertentu, melainkan di seluruh negara salah satunya adalah Jepang.

Di Jepang, orang yang suka meraba-raba wanita dalam keramaian disebut dengan istilah Chikan. Menanggapi masalah tersebut, baru-baru ini Kepolisian Prefektur Saitama menciptakan inovasi baru dalam bentuk stiker untuk melindungi para perempuan dari pelecehan seksual.

Stiker yang disebut dengan "Stiker Anti Chikan" ini ditempelkan pada ponsel. Nantinya, stiker itu dapat meninggalkan bekas tanda huruf "X" di tangan si pelaku pelecehan seksual. Meskipun demikian, harga yang dibanderol untuk stiker tersebut juga masih belum diketahui pasti.


"Perlu diingat bahwa stiker ini dimaksudkan sebagai alat untuk mendeteksi potensi Chikan saja," demikian penjelasan pada poster. "Sementara untuk menempelkan seorang Chikan dengan tanda 'X' akan menjadi bukti kuat bahwa mereka telah melakukan kejahatan."

Sementara itu, netter Jepang sendiri menilai bahwa "Stiker Anti Chikan" ini justru menimbulkan kekhawatiran. Mereka khawatir stiker tersebut justru nantinya akan disalahgunakan oleh oknum tertentu.

"Jadi hanya dengan menempelkan cap 'X' pada seseorang yang tidak anda sukai maka hal itu bisa langsung membuat mereka dalam kesulitan?" kata seorang netter. "Kita tidak perlu stiker tapi orang-orang terlatih untuk membuat wanita merasa aman dari Chikan," imbuh yang lain.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!