Bukan Lagi Ponsel, BlackBerry Ingin Lebih Fokus ke Software
SerbaSerbi

Kenapa BlackBerry memutuskan ingin fokus ke software ketimbang ponsel?

WowKeren - BlackBerry memang dikenal sebagai pembuat ponsel "kantoran". Namun, jauh sebelumnya, ternyata BlackBerry merupakan penyedia Mobile Devices Management (MDM), software untuk segmen korporasi.

Dengan persaingan yang ketat, BlackBerry tentunya ingin melangkah lebih maju dari lainnya. Karenanya, BlackBerry berencana untuk memasukkan segmen MDM sebagai salah satu fokus perusahaan.

"Ke depan nanti kami akan fokus pada MDM, kemudian segala sesuatu yang berbau security," ujar Sofran Irchamni selaku Managing Direktor BlackBerry Indonesia pada Kamis (28/5). Dalam diskusi mengenai BES 12 di Jakarta ini, Sofran juga mengungkap lebih detil lagi tentang rencananya.

"Selama ini kontribusi device memang masih paling besar bagi kami. Device 90 persen dan enterprise 10 persen," jelas Sofran. "Namun perlahan kami akan shifting sejak memutuskan untuk fokus di enterprise."


Sofran juga menjelaskan kalau BlackBerry Enterprise Service (BES) 12 merupakan senjata andalan mereka. Versi 12 ini sengaja dibuat untuk dapat mengelola Android serta iOS.

BES 12 bekerja dengan cara membuat 2 kontainer dalam satu perangkat genggam. Satu kontainer dipakai untuk wadah berbagai hal pribadi pengguna, sedangkan lainnya sebagai wadah data-data serta aplikasi milik perusahaan. E-mail, aplikasi hingga dokumen-dokumen, akan dipisahkan dalam dua kontainer tersebut.

BES 12 akan dibanderol mulai dari harga 125 Dollar (setara Rp 1,6 juta) per perangkat untuk solusi yang berlaku seumur hidup. Sedangkan untuk solusi yang berlaku setahun, BES 12 dihargai 70 dollar per perangkat (setara Rp 926 ribu).

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!