Meski penjualan smartphonenya tidak mengalami peningkatan, mengapa CEO John Chen masih ingin menjalankan bisnis handset?
- Tim WowKeren
- Senin, 01 Juni 2015 - 07:31 WIB
WowKeren - Penjualan smartphone BlackBerry yang buruk selama ini rupanya belum mematahkan semangat CEO John Chen untuk terus menjalankan bisnis hardware. Kenapa demikian?
Melalui wawancaranya bersama Maria Bartiromo untuk USA Today, Chen menyatakan bahwa bisnis smartphone adalah usaha yang baik jika bisa menghasilkan uang. Selain itu, handset BlackBerry adalah alat yang tepat untuk memperkenalkan layanan aman dan manajemen data pada konsumen.
"Inilah mengapa semua pemerintah di negara-negara maju menggunakan handset kami," katanya. "Kau bisa lihat sendiri kepala negara menggunakan smartphone kami."
Masalah terbesar Chen saat ini adalah mengganti biaya layanan yang operator gunakan untuk membayar BlackBerry ketika pengguna model lama mereka membayar tagihan bulanan mereka. Chen mengatakan bahwa pembayaran ini merupakan pendapatan dengan marjin tertinggi yang dimiliki perusahaan dan sekarang menyusut karena konsumen mengganti BB dengan model yang lebih baru atau dengan model pesaing.
Karena mereka memiliki margin tinggi, Chen mengatakan bahwa jika ia dapat menumbuhkan bisnis perangkat lunak dan pesan bisnis, ia akan mampu memperbaiki pendapatan jasa yang melambat. Secara keseluruhan, ia melihat lebih banyak kesempatan di luar negeri daripada di Amerika Utara.
(wk/)