Universitas Washington akhirnya berhasil menguak misteri dibalik fenomena alam tersebut.
- Tim WowKeren
- Kamis, 11 Juni 2015 - 08:12 WIB
WowKeren - Warga Washington DC sempat heboh karena hujan putih bak susu yang terjadi pada Februari lalu. Kabar baiknya, Universitas Washington akhirnya berhasil menguak misteri dibalik fenomena alam tersebut.
Penelitian yang melibatkan ilmuwan gabungan ahli meteorologi dan geologi Universitas Washington menyimpulkan bahwa hujan susu terjadi sebagai akibat dari percampuran debu dari Danau Summer di Oregon yang berjarak 772 kilometer dari Washington. Danau yang selalu kering saat musim panas itu menghasilkan debu sangat banyak.
Kebetulan, sehari sebelum hujan susu itu terjadi, sebuah badai berkecepatan 96,5 kilometer per jam melewati Danau Summer dan membuat debunya berterbangan. "Badai itu sangat kuat dan mampu mengangkat debu dalam jumlah cukup banyak," jelas ahli meteorologi dari Universitas Washington, Nic Loyd.
Hal itu terbukti dengan bahan-bahan kimia yang dikandung hujan susu. "Tingkat kandungan sodium dan zat-zat kimia lain sama dengan garam yang ditemukan di dasar Danau Summer yang telah mengering," imbuh sang ahli kimia Kent Keller.
Sebelum hasil penelitian ini dipublikasikan, banyak teori hujan susu telah bermunculan. Ada ilmuwan yang percaya fenomena tersebut terjadi karena debu vulkanik letusan gunung api di Jepang, ada pula yang mengasumsikan hujan susu terjadi karena kebakaran hutan di Nevada.
(wk/)