Meskipun Setneg sempat salah ketik di undangan, upacara pelantikan Sutiyoso sebagai Kepala BIN tetap berjalan lancar, Rabu (8/7).
- Tim WowKeren
- Rabu, 08 Juli 2015 - 16:57 WIB
WowKeren - Kementrian Sekretariat Negara sebelumnya ditugaskan untuk membuat undangan pelantikan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) dan Panglima Tentara Nasional Indonesia. Ternyata, undangan tersebut mengalami salah pengetikan dan sempat menjadi bahan bully-an para netter.
Meski begitu, kesalahan itu tak mengganggu berlangsungnya upacara pelantikan di Istana Negara yang berjalan dengan lancar. Presiden Jokowi telah resmi melantik Sutiyoso sebagai Kepala BIN dan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI.
"Apakah saudara beragama Islam? Apakah saudara bersedia diambil sumpah menurut agama Islam?" tanya Jokowi saat pelantikan, Rabu (8/7). "Islam, bersedia," jawab Sutiyoso tegas.
Berdasarkan Surat Keputusan Presiden, Sutiyoso mendapatkan hak keuangan, administrasi dan berbagai fasilitas lainnya yang setingkat dengan Menteri. Mantan Gubernur DKI Jakarta ke-14 ini berjanji akan membuat BIN lebih terbuka.
"Pekerjaan intelijen itu memerlukan banyak sekali informasi dari berbagai sumber. Karena itu nanti ke depan BIN akan lebih terbuka," tutur Sutiyoso setelah upacara pelantikan. "Pastinya sasaran kita ke depan akan membangun intelijen yang tangguh dan profesional. Jadi, ke depan banyak sekali pekerjaan kita."
(wk/)