Raja Saudi Berhaji, Jalanan Ditutup Hingga Chaos Jemaah yang Menumpuk
Dunia

Menurut seorang jemaah haji, salah satu penyebab membludaknya orang saat lempar jumrah hingga berdesakan adalah jalan yang sempat ditutup.

WowKeren - Musibah yang terjadi pada Kamis (24/9) lalu telah memakan korban 717 jiwa dan 800 lebih korban terluka. Menurut seorang jemaah haji, salah satu penyebab membludaknya orang saat lempar jumrah hingga berdesakan adalah jalan yang sempat ditutup.

Seorang sumber yang bekerja sebagai dokter di Inggris menyatakan pada BBC bahwa ia dan istrinya sempat ditahan di sebuah stasiun tanpa tahu penyebab pastinya. Hal tersebut membuat kacau karena penumpukan penumpang.

"Semalam, saya baru kembali dari Muzdalifa ke Jamarat bersama keluarga saya naik kereta. Kami tiba di stasiun lebih dulu daripada yang lain dan keretanya tertunda," cerita sumber yang tak mau disebutkan namanya itu. "Akhirnya ada banyak orang berkumpul di stasiun. Ketika kereta tiba pada jam 02 pagi, terjadi kekacauan saat jemaah yang lelah berusaha naik."

"Dalam perjalanan, kereta berhenti di suatu tempat, entah di mana, selama setengah jam," tambahnya. "Orang-orang mulai resah dan beberapa berusaha membuka gerbang darurat karena semua sesak napas karena panas dan kelelahan. Akhirnya kami sampai di Jamarat dan setelah melempar batu, kami pergi, dan mendengar beberapa jam kemudian bahwa tragedi ini terjadi."

Baru beberapa waktu setelahnya, ia mengetahui bahwa Raja Saudi sedang berhaji. Jalanan yang ditutup membuat penumpukan jemaah yang ingin melakukan haji bertemu di waktu yang sama.


"Saya kemudian mengetahui kenapa kereta tertunda," terusnya. "Yaitu karena Raja Saudi melakukan ibadah haji dan mereka tidak mau ada orang lain masuk ke Mekah. Mereka menghentikan kereta dan menutup jalan. Dan ketika dia selesai, semua orang berusaha masuk bersamaan."

Berikut video detik-detik tragedi Mina:

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait