Terumbu Karang Bakal Rusak Massal di 2016, Tanda-Tanda Dunia Punah?
Dunia

Bencana ini akan berakibat pada 38 persen dari terumbu karang dunia dan menghancurkan 12 ribu kilometer persegi dari karang.

WowKeren - Fenomena El Nino tampaknya menimbulkan dampak terburuk kali ini. Selain membuat musim kemarau di Indonesia semakin panjang, para ilmuwan juga memprediksi fenomena ini akan merusak ekosistem terumbu karang.

Adanya fenomena El Nino kali ini akan membuat terumbu karang mengalami fenomena Bleaching. Fenomena ini akan membuat karang berubah warna menjadi putih atau memudar warnanya. Hal ini akan mengancam sumber keanekaragaman hayati, pariwisata dan perikanan.


Wilayah seperti Great Barrier Reef di Australia akan mendapatkan dampak yang cukup signifikan. Tanpa fenomena ini pun, ekosistem batu karang terbesar di dunia tersebut sudah cukup kepayahan. Mereka harus bertahan dengan perubahan iklim, pertanian yang tengah berjalan, pengembangan dan juga dari bintang laut yang memakannya.

"Jika kondisi terus memburuk, The Great Barrier Reef akan mengalami pemutihan dan berikutnya akan mati, yang merupakan efek paling umum dari kenaikan suhu laut," ucap Direktur University of Queensland's Global Change Institute, Ove Hoegh-Guldberg. "Pada tahun 1998 saat kejadian ini pertama terjadi, lebih dari separuh Great Barrier Reef mengalami pemutihan dan sepuluh persennya mati."

Menurut para peneliti dari Universitas Queensland dan US National Oceanic Atmospheric Administration, bencana ini akan berakibat pada 38 persen dari terumbu karang dunia dan menghancurkan 12 ribu kilometer persegi dari karang. Sebenarnya fenomena Bleaching ini tidak langsung membunuh terumbu karang. Namun, mereka menjadi lebih rentan terhadap penyakit dan akan mati jika gagal mendapatkan plankton kembali.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait