Supir Go-Jek tidak jadi melakukan aksi mogok kerja karena mendapat peringatan.
- Tim WowKeren
- Selasa, 03 November 2015 - 17:26 WIB
WowKeren - Beberapa waktu lalu muncul pemberitaan jika tarif Go-Jek akan turun. Dari yang semula Rp 4000 per kilometer menjadi Rp 3000 per kilometer.
Menanggapi penurunan tarif tersebut, Selasa (03/11) para supir Go-Jek dikabarkan akan melakukan mogok kerja beramai-ramai. Bahkan undangan tersebut telah menyebar melalui aplikasi Whatsapp.
Namun, rupanya rencana para supir Go-Jek tersebut tidak terealiasi. Usut punya usut, mereka tidak jadi melakukan aksinya karena mendapat peringatan dari pihak manajemen.
Pihak manajemen PT Go-Jek Indonesia menyebarkan pesan singkat yang isinya meminta para pengemudi untuk tidak melakukan aksinya. Mereka juga menyebutkan jika ada pihak yang ingin memprovokasi dan menciptakan masalah untuk Go-Jek.
Manajemen juga mengatakan jika mereka akan mengambil tindakan tegas untuk siapapun yang ikut aksi tersebut. Mereka tidak akan segan-segan memecat para driver yang tidak aktif.
Para driver menyayangkan sikap manajemen tersebut. Mereka berharap manajemen lebih bisa menghimbau dan memotivasi bukannya mengancam seperti itu.
(wk/)