CEO Go-Jek, Nadiem Makarim menyampaikan ucapan terima kasih melalui akun Twitter resmi Go-Jek Indonesia.
- Tim WowKeren
- Jumat, 18 Desember 2015 - 16:32 WIB
WowKeren - Pelarangan Go-Jek dan Grab Taxi yang disampaikan Kemenhub beberapa waktu lalu telah menuai berbagai kecaman. Tak hanya pengusaha yang merasa kecewa akan keputusan tersebut, tapi juga para driver.
Hal yang sama dirasakan pula oleh Presiden Joko Widodo. Ia menilai transportasi berbasis aplikasi selama ini memudahkan publik dan tidak seharusnya peraturan yang dibuat justru menyulitkan masyarakat.
Usai Jokowi menyampaikan dukungannya agar Go-Jek cs tetap beroperasi, Nadiem Makarim pun ikut berkomentar. Melalui akun Twitter resmi, CEO sekaligus founder Go-Jek itu berterima kasih kepada presiden.
"Terima kasih Presiden @jokowi atas dukungan Bapak terhadap lebih dari 200 ribu pengemudi GO-JEK dan 8 juta pengguna aplikasi kami," tulis akun @gojekindonesia. "Bapak @jokowi telah melindungi ekonomi kerakyatan sebagai fondasi kekuatan bangsa Indonesia. Majulah Indonesia!" - Nadiem Makarim."
Tak hanya CEO Go-Jek, para pengemudi juga mengungkapkan rasa syukur mereka atas dukungan tersebut. "Bersyukur aja kita mah. Mengingat drivernya banyak. Kalau yang sambilan gitu nggak papa, tapi kalau yang bergantung ke Go-Jek aja gimana," kata seorang driver bernama Deni.
Sementara itu, Kamis (17/12) kemarin Kemenhub telah mengedarkan surat pemberitahuan pelarangan motor sebagai alat transportasi umum. Sehari setelahnya, yaitu Jumat (18/12) hari ini, Menhub Ignasius Jonan menyatakan tetap mengizinkan adanya ojek sebagai solusi sementara untuk transportasi publik.
(wk/)