Berikut beberapa tips yang harus dilakukan saat terjebak dalam aksi pengeboman.
- Tim WowKeren
- Kamis, 14 Januari 2016 - 19:39 WIB
WowKeren - Ledakan dan aksi baku tembak yang terjadi di kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1) tidak hanya membuat heboh masyarakat Indonesia tapi juga disorot media Internasional. Tak hanya korban luka, terdapat juga korban tewas dalam insiden tersebut.
Terorisme dapat menimpa siapapun tanpa dapat diduga di mana dan kapanpun. Dilansir dari National Terror Alert Federal Bureau of Investigation AS melaporkan bahwa sebesar 70 persen aksi terorisme dilakukan dengan menggunakan bom.
Setelah insiden ledakan bom dan baku tembak yang terjadi di Sarinah, ada baiknya kita bersiap jika terjebak dalam keadaan seperti ini. Jika Anda berada di rumah dan ruang publik maka segeralah pergi dari lokasi kejadian. Jika berada di kantor, sekolah atau ruang indoor maka ikuti petunjuk evakuasi.
Berikut beberapa hal yang harus dilakukan jika menghadapi situasi pengeboman oleh teroris :
- Hal yang pertama adalah untuk meninggalkan lokasi tersebut.
- Hindari keramaian. Kumpulan orang bisa menjadi sasaran untuk serangan kedua.
- Hindari mobil dan truk yang mencurigakan. Kendaraan mencurigakan yang kosong kemungkinan terdapat bahan peledak.
- Hindari bangunan rusak agar tidak terkena kaca dan puing-puing berjatuhan. Menjauh sedikitnya 200 meter dari lokasi.
- Ikuti arahan petugas di lapangan. (Polisi, pemadam kebakaran atau militer atau jika di kantor, pengawas.)
- Hubungi polisi jika sudah di posisi aman dan apabila polisi belum berada di lokasi. Jika Anda melihat seseorang yang cedera serius, cari bantuan. Jangan berusaha untuk menangani situasi tersebut sendiri.
- Bantu orang-orang cedera atau yang perlu bantuan meninggalkan lokasi.
Setelah pengeboman selesai maka beberapa hal yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:
- Ikuti rencana darurat yang dilakukan oleh keluarga, pekerjaan atau sekolah untuk meninggalkan tempat kejadian. Ingatlah jika kembali ke tempat kejadian akan meningkatkan resiko bahaya bagi keselamatan anda maupun petugas lapangan.
- Hindari keramaian. Kumpulan orang bisa menjadi sasaran untuk serangan kedua.
- Hindari mobil dan truk yang mencurigakan. Kendaraan mencurigakan yang kosong kemungkinan terdapat bahan peledak.
- Hindari bangunan rusak agar tidak terkena kaca dan puing-puing berjatuhan. Menjauh sedikitnya 200 meter dari lokasi.
- Ikuti arahan petugas di lapangan. (Polisi, pemadam kebakaran atau militer atau jika di kantor, pengawas.)
- Hubungi polisi jika sudah di posisi aman dan apabila polisi atau petugas lainnya belum berada di lokasi untuk membantu korban yang cedera.
- Jika anda masih kuat maka bantu orang-orang yang cedera untuk meninggalkan lokasi. Jika ada seseorang yang terluka parah maka carilah bantuan jangan berusaha menangani situasi tersebut sendiri.
- Dengarkan radio ataupun televisi untuk mendapatkan petunjuk maupun berita yang terbaru.