Bangun Pos Ronda Hingga Jadi Tukang Nasi Goreng, Usaha Densus 88 Tangkap Teroris
Nasional

Tim Densus 88 melakukan sejumlah penyamaran sebelum menggrebek rumah terduga teroris di daerah Tangerang.

WowKeren - Usaha Tim Densus 88 untuk menanggulangi teroris di Indonesia memang patut diacungi jempol. Setelah melakukan penangkapan terduga teroris di Bima dan Malang, baru-baru ini Tim Densus 88 kembali beraksi. Rumah terduga teroris di Cisauk, Tangerang, digrebek oleh Tim Densus 88 pada Minggu (21/2/2016).

Bak kisah dalam film, penggrebekan terduga teroris di Tangerang tersebut diwarnai berbagai cerita menarik. Penduduk setempat mengungkapkan sebelum melakukan penggrebekan tersebut, tim densus 88 rupanya melakukan penyamaran. Penyamaran ini dilakukan untuk mengintai rumah terduga teroris tersebut.

Salah seorang penduduk menceritakan sebuah pos ronda tiba-tiba didirikan tak jauh dari rumah terduga teroris. Namun warga yang awalnya bertanya-tanya tak menaruh curiga karena merasa lebih aman semenjak pos ronda tersebut berdiri. Menurut warga, sejumlah orang memang berada di pos ronda itu setiap hari sembari bermain kartu.

"Pantesan saja ada yang bangun pos ronda dadakan," ujar seorang warga bernama Aryani seperti dilansir Liputan6 pada Minggu (21/2/2016). "Kami juga merasa aman kan ada pos ronda."

"Tiap malam enggak pernah kosong selalu ada yang jaga, sambil main gaple," tambahnya. "Malah ada beberapa bapak-bapak sini ikut nimbrung."


Bukan hanya itu, semenjak ada pos ronda tersebut muncul juga seorang tukang nasi goreng baru. Bahkan, sejumlah warga setempat sudah menjadi pelanggan tetap tukang nasi goreng itu.

"Kita sih aneh ya, heran. Tukang nasi goreng tiba-tiba ada di pemukiman begini," ujar warga yang lain. "Biasanya kan keliling atau mangkal di depan perumahan. Tapi kita enggak berani nanya."

Rasa penasaran warga pun terjawab saat penggrebekan di rumah terduga teroris itu terjadi. Warga mengaku sempat kaget karena tukang nasi goreng langganan mereka ternyata menyembunyikan senjata berlaras panjang.

"Barusan istri saya bilang, ternyata tukang nasi goreng yang biasa mangkal di deket pos tadi bawa senjata laras panjang," tambahnya. "Yang nangkap teroris tadi ternyata yang sering nongkrong di pos ronda."

Sementara itu, Tim Densus 88 berhasil mengamankan terduga teroris saat penggrebekan di Tangerang. Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti buku jihad, senjata tajam, senapan angin dan ponsel.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait