KPI Larang Televisi Tampilkan Unsur LGBT, Netter Minta Bukti Tegas
TV

Larangan ini disampaikan Komisioner KPI saat menjadi narasumber di 'Indonesia Lawyers Club' TV One.

WowKeren - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) merilis surat edaran berisi larangan pada stasiun televisi menampilkan pria yang berdandan mirip wanita. Hal tersebut disebabkan maraknya fenomena Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) di Tanah Air.

Surat edaran ini disampaikan oleh Agatha Lily selaku Komisioner KPI saat menjadi narasumber di "Indonesia Lawyers Club" TV One pada Selasa (23/2). Tayangan ILC tersebut memang sedang membahas LGBT dengan mengangkat kasus pelecehan seksual yang dilakukan Saiful Jamil.

Menurut Agatha, KPI sudah pernah merilis larangan semacam ini jauh sebelum maraknya fenomena LGBT. Seperti yang disampaikan Tessy Srimulat beberapa waktu yang lalu terkait dengan kasus narkoba. Ia mengaku frustasi KPI melarangnya muncul di televisi karena gaya melawaknya berdandan mirip wanita.

"KPI melarang televisi untuk menampilkan pria berpakaian dan berperilaku kewanitaan sudah sejak dua tahun lalu. Jauh sebelum fenomena LGBT marak," ujar Agatha seperti dilansir dari TabloidBintang, Rabu (24/2). Menurutnya, saat ini banyak program TV yang menampilkan host serta bintang tamu yang berperilaku seperti wanita.


"Banyak pengaduan, khususnya orangtua dan guru, ketika anak mereka diminta tampil di sekolah, mereka memilih tampil seperti artis di TV," ungkap Agatha. "Ada satu kasus, anak laki-laki, dia memilih tampil memakai bandana, rok dan sepatu heels yang lazimnya dipakai anak perempuaan."

"Ketika gay atau lesbian ditampilkan di televisi, 90 persen anak akan melakukan observasi, imitasi dan menjadikannya sebagai role model," lanjutnya. "Alasan mereka karena ingin terkenal seperti artis yang tampil di TV."

Larangan KPI yang disampaikan Agatha ini sebenarnya sangat disetujui oleh netter. Namun mereka juga meminta bukti tegas dari pihak KPI, bukan hanya menegur saja. Seperti komentar-komentar netter di salah satu postingan Twitter ILC, @ILC_tvOnenews.

"Ibu Lily, apakah sudah ada tindakan tegas jika tv melakukan pelanggaran2 KPI? Apakah hanya peringatan saja?" komentar akun @Fanug_frs2. "Ftv/sinetron tak bermutu jalan terus, kartun anak disensor. Heran kpi,sizuka tmn doraemon pake baju renang disensor?" tambah akun @bambangwijonar7.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait