Imam mengaku rela memotong gajinya dan akan mengajak pegawai kementrian lainnya untuk melakukan hal yang sama.
- Tim WowKeren
- Selasa, 01 Maret 2016 - 14:45 WIB
WowKeren - Usaha Menteri Olahraga Imam Nahrawi agar Rio Haryanto dapat berlaga di ajang Formula 1 (F1) patut diacungi jempol. Bukan hanya sekedar mengajukan dana untuk Rio dari APBN. Demi mendukung Rio, Imam mengaku tak rela dipotong gajinya.
"Saya berpikir, kalau pihak swasta belum mau, kami yang akan memulai. Saya dan pegawai saya akan potong gaji," ujar Imam seperti dilansir Tempo pada Selasa (3/1/2016). "Nanti akan saya umumkan. Ini serius. Saya bersyukur seandainya ada pengusaha swasta yang kemarin mengundang Rio benar-benar mengeluarkan uang."
"Gaji saya Rp 19 juta. Katakanlah kalau saya ambil 50 persen, berarti Rp 8 juta. Ada 34 menteri," tambahnya. "Saya belum menghitung secara pasti dana yang bisa terkumpul. Tapi paling tidak dari kantor kami saja bisa Rp 2 miliar."
Agar bisa balapan di F1, Rio memang harus mengumpulkan 15 juta Euro (sekitar Rp 217 miliar). Karena itulah, Imam ingin semua pihak bergotong-royong untuk mendukung Rio.
"Keberhasilan Rio masuk Formula 1 adalah buah perjalanan panjang, keyakinan, dan komitmennya. Pemerintah mendukung itu," tuturnya. "Mari kita bergotong-royong. Pengajuan dari APBN akan tetap kami proses."
Agar para pegawai lainnya tak protes, Imam mengaku sumbangan tersebut mungkin tak harus ditetapkan presentasenya. "Yang penting seikhlasnya. Mungkin tidak harus ditetapkan persentasenya," ungkap Imam.
"Saya ingin menjadikan ini sebagai pemicu. Kita selama ini dipandang bangsa lain sebagai bangsa yang suka tolong-menolong," tandasnya. "Kalau kita punya tradisi seperti itu, akan banyak orang Indonesia yang berani bercita-cita tinggi."
(wk/)