Wali Kota Bogor Umumkan Pecat Dirut PDAM, Karyawan Menangis dan Sujud Syukur
Nasional

Wali Kota Bogor Bima Arya mengumumkan bahwa ia telah menandatangani surat pemberhentian Untung Kurniadi sebagai Dirut PDAM.

WowKeren - Seruan kegembiraan para karyawan PDAM Tirta Pakuan mewarnai pengumuman Wali Kota Bogor Bima Arya pada Selasa (1/3/2016). Bima mengumumkan pemecatan Untung Kurniadi sebagai Dirut PDAM Tirta Pakuan Bogor.

Pengumuman ini ia sampaikan dihadapan ratusan karyawan di kantor PDAM Tirta Pakuan di Jalan Siliwangi, Kecamatan Bogor Selatan. Selama beberapa pekan terakhir para karyawan PDAM Tirta Pakuan memang melakukan demo dan mogok kerja menuntut pemberhentian Untung Kurniadi.

"Surat pemberhentian Dirut PDAM secara permanen sudah saya tandatangani tadi pagi," ujar Bima pada Selasa (1/3/2016). Sontak pengumuman itu langsung disambut gembira para karyawan. "Hidup Pak Wali! Hidup Pak Wali!" seru mereka.

Para karyawan juga langsung melakukan sujud syukur menyambut kabar tersebut. Sebagian dari mereka bahkan tak bisa menahan haru dan tampak menangis.

"Alhamdulillah, usaha kita tak sia-sia. Pejabat arogan, akhirnya dapat imbalannya juga," ujar seorang karyawan. "Terima kasih, ini usaha kita bersama," ujar karyawan yang lain.


Sementara itu, Bima Arya mengaku telah mendapat persetujuan DPRD atas keputusannya memberhentikan Untung sebagai Dirut PDAM. Berdasarkan Perda No. 16 Tahun 2011, Pasal 10, walikota memang wajib meminta pertimbangan DPRD jika ingin mengangkat ataupun memberhentikan Dirut PDAM.

"DPRD tidak cerewet soal keputusan saya ini," ujar Bima Arya. "Mereka hanya memberikan catatan yang harus dipertimbangan. Tapi keputusan pemberhentian dirut diserahkan ke walikota yang punya hak preogatif."

Untuk menggantikan posisi Untung, Bima Arya menunjuk Deni Surya Senjaya sebagai pejabat sementara. Sebelumnya, Deni menjabat sebagai Direktur Teknik. Diharapkan, dengan keputusan ini kinerja PDAM Tirta Pakuan bisa berjalan dengan normal kembali.

Seperti yang telah diketahui, keputusan Bima Arya ini diambil untuk memenuhi tuntutan para karyawan PDAM Tirta Pakuan. Ratusan karyawan PDAM Tirta Pakuan menilai Untung Kurniadi bersikap sewenang-wenang selama menjabat sebagai Dirut. Sejumlah kebijakannya seperti pemotongan uang intensif dianggap merugikan karyawan.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait