Pencarian korban telah dihentikan dan pihak kepolisian tinggal menyelidiki penyebab tenggelamnya Rafelia.
- Tim WowKeren
- Selasa, 08 Maret 2016 - 08:04 WIB
WowKeren - Jenazah nahkoda KMP Rafelia II Bambang Suryono Adi telah ditemukan jauh dari bangkai kapal yang tenggelam di perairan Selat Bali pada Jumat (4/3) lalu. Proses pencarian korban pun dihentikan karena telah sesuai dengan manifest data penumpang, yaitu 81 orang.
"Awalnya memang 80 orang, tetapi jadi 81 karena ada korban yang tidak dikenali penumpang lain," kata Kasat Pol Air Polres Banyuwangi, AKP Basori Alwie, Selasa (8/3). "Saat ini semua korban sudah ditemukan. Untuk itu, kami menghentikan operasi pencarian para korban."
Jasad nahkoda ditemukan sekitar pukul 11:00 WITA pada Senin (7/3) lalu dalam kondisi fisik yang sudah hampir tak dikenali. Untungnya, identitas nahkoda tersebut bisa diketahui dari dompet yang masih berada di dalam saku korban.
Setelah pencarian korban selesai, kini pihak kepolisian tinggal menyelidiki penyebab tenggelamnya Kapal Rafelia. Pasalnya, hingga kini hal itu masih belum diketahui. "Hingga saat ini kami belum mengetahui penyebab kapal ini tenggelam," ujar Basori.
Menurut informasi yang beredar di masyarakat, kapal tersebut tenggelam karena kelebihan muatan. Dilihat dari manifest barang/kendaraan, saat itu Rafelia mengangkut 4 mobil pick up, 4 kendaraan colt diesel, 1 truk besar, 18 truk tronton dan satu sepeda motor.
(wk/)