Ahok memilih mempercayakan kasus penganiayaan dan perampokan tersebut pada polisi.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 12 Maret 2016 - 23:22 WIB
WowKeren - Kasus perampokan dan penganiayaan wartawan Liputan 6 oleh waria rupanya juga mengundang perhatian Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Gubernur yang akrab disapa Ahok itu ikut memberikan komentarnya terkait kasus tersebut.
Ahok mengaku telah mendengar tentang kasus penganiayaan itu. Ia percaya kepolisian pasti dapat menyelesaikan kasus yang menimpa wartawan bernama Muslim Abdurrahman (25) itu.
"Saya sudah dengar itu, ditangani polisi," ujar Ahok di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2016). "Iya itu ditangani sama polisi."
Sementara itu saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Sejumlah keterangan berusaha dikumpulkan oleh polisi dari para saksi dan korban. Muslim sendiri mengaku bahwa ia menduga pelaku penganiayaan merupakan bekas preman Kalijodo.
Saat melakukan penganiayaan, waria tersebut memang memanggil teman-temannya untuk mengeroyok Muslim. "Orang itu saya kenal, dia pernah mengusir kami (wartawan) saat liputan penggusuran di Kalijodo," ujar Muslim.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Muslim menjadi korban perampokan dan penganiayaan di Jalan Tubagus Angke, Jembatan Manis, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (11/3/2016). Saat tengah buang air kecil tiba-tiba ia didekati waria yang mengajaknya berkencan. Usai menolaknya, waria tersebut kemudian merampok dan mengeroyok Muslim.
(wk/)