Kepala Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman tak percaya Teman Ahok bisa mengumpulkan dukungan 1 juta KTP.
- Tim WowKeren
- Jumat, 25 Maret 2016 - 15:03 WIB
WowKeren - Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memutuskan untuk maju dalam Pilgub DKI Jakarta 2017 lewat jalur independen. Untuk mengumpulkan dukungan 1 juta KTP sebagai syarat pencalonan, Ahok dibantu oleh relawan yang tergabung dalam Teman Ahok. Namun, rupanya ada pihak yang ragu jika Teman Ahok akan berhasil memenuhi syarat tersebut.
Kepala Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman salah satunya. Habiburokhman mengaku tak percaya jika Teman Ahok berhasil mengumpulkan 1 juta KTP dukungan untuk Ahok maju ke Pilgub DKI Jakarta 2017.
Melalui akun Twitternya, @habiburokhman, Habiburokhman bahkan tak takut berjanji akan terjun dari Monas jika Teman Ahok bisa mengumpulkan 1 juta KTP dukungan. "12) Saya berani terjun bebas dari Puncak Monas kalau KTP dukung Ahok beneran cukup untuk nyalon. #KTPdukungAhokcumaomdo???" komentarnya di Twitter.
Menurutnya, stan Teman Ahok di mal-mal Jakarta sepi. Karena itulah Habiburokhman berpendapat tak mungkin Teman Ahok benar-benar mengumpulkan ratusan ribu KTP seperti yang diumumkan di situs Teman Ahok.
"Omong kosong, saya lihat sepi," ujar Habiburokhman seperti dilansir Tribunnews. "Ahok kan cagub mal kan. Di mana-mana sepi terus kok saya lihat."
Habiburokhman meragukan Teman Ahok karena tak merilis daftar nama masyarakat yang telah memberikan dukungannya untuk Ahok. Ia bahkan menantang Teman Ahok untuk merilis KTP tersebut secara terbuka sebagai bukti.
"Saya sih enggak percaya dengan Teman Ahok," ungkapnya. "Kalau saya ngomong punya sejuta KTP juga bisa dong? Kalau cuma bohong doang."
"Kalau mau, publish saja semua nama biar bisa nilai langsung. Berani nggak? Enggak ada berani," tambahnya. "Ngomong doang bilang sekarang sudah berapa ratus ribu. Jadi haqul yakin saya tidak akan terkumpul."
Hingga saat ini Teman Ahok mengumumkan lewat situs resminya telah berhasil mengumpulkan lebih dari 263 ribu KTP. Sebelumnya, mereka sudah berhasil mengumpulkan lebih dari 700 ribu KTP namun memutuskan melakukan pengumpulan ulang. Pengumpulan ulang KTP ini dilakukan karena form terbaru ikut mencantumkan nama Heru Budi Hartono sebagai wakil Ahok untuk maju ke Pilgub DKI Jakarta 2017.
(wk/)