Pihak otoritas mengonfirmasi pesawat jatuh di Pulau Karpathos.
- Tim WowKeren
- Kamis, 19 Mei 2016 - 23:49 WIB
WowKeren - Pesawat EgyptAir MS804 dengan tujuan Kairo, Mesir diberitakan menghilang di atas Laut Mediterania, Kamis, 19 Mei. Dilansir CNN, pesawat yang terbang dari Paris itu seharusnya dijadwalkan mendarat di bandara Kairo pada pukul 03.15 pagi waktu setempat.
Pesawat hilang kontak dengan radar di atas Laut Mediterania, sekitar 280 km (175 mil) dari garis pantai Mesir pada Kamis pukul 02.45 pagi waktu setempat. Pesawat mengangkut 15 orang warga negara (WN) Prancis, 30 dari Mesir, 2 Irak, 1 Inggris, 1 Belgia, 1 Kuwait, 1 Arab Saudi, 1 Sudan, 1 Chad, 1 Portugis, 1 Algeria dan 1 WN Kanada. Dua penumpangnya diketahui adalah balita.
Beberapa waktu kemudian seorang kapten kapal laut dari Mesir mengatakan dirinya menemukan puing dan jasad korban pesawat. "Aku menemukan sebuah jaket pelampung dan puing yang tampaknya seperti dari kursi pesawat," tulis akun Tarek Wahba. Sumber lain juga mengabarkan Tim SAR Yunani mengklaim telah menemukan puing dan jasad. Ditemukan juga plastik mengambang berwarna merah dan putih di lokasi tempat sinyal SOS dideteksi oleh militer Mesir.
Saksi mata mengatakan pesawat EgyptAir yang hilang melakukan gerakan manuver yang tiba-tiba, berputar hingga 360 derajat lantas hilang dalam radar. Pihak otoritas mengonfirmasi pesawat jatuh di Pulau Karpathos setelah ditemukan 2 puing berwarna oranye.
(wk/)