Presiden Obama: Penembakan Orlando Paling Banyak Menewaskan Dalam Sejarah AS
Dunia

Polisi setempat bahkan menyebut peristiwa ini merupakan penembakan paling mengerikan sepanjang sejarah Amerika Serikat.

WowKeren - Belum lama ini, publik dunia dihebohkan oleh peristiwa penembakan klub gay di Orlando, Amerika Serikat yang terjadi pada Minggu (12/6) waktu setempat. Presiden Amerika, Barack Obama pun langsung memberikan pernyataan setelah insiden tersebut.

Menurut Obama, penembakan massal tersebut merupakan aksi teror dan tindak kebencian. Kekerasan seperti itu tentu saja bisa dialami siapa saja.

"Hari ini menandai penembakan yang paling banyak menewaskan orang dalam sejarah Amerika," ujar Obama di Gedung Putih. "Ini adalah hari yang sangat memilukan bagi teman-teman kita yang lesbian, gay, biseksual atau transgender."


Obama menyebut pelaku teror nampaknya memakai pistol dan senapan serbu berkekuatan tinggi. Hal itu menunjukkan betapa mudahnya warga Amerika Serikat mendapatkan senjata.

Sebagai informasi, penembakan yang terjadi sekitar pukul 02:00 waktu setempat itu membuat 103 pengunjung menjadi korban. Sedikitnya 50 orang tewas dan 53 lainnya luka-luka. Polisi setempat bahkan menyebut peristiwa ini merupakan penembakan paling mengerikan sepanjang sejarah Amerika Serikat.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!