Pihak kepolisian tengah mendalami motif pelaku penembakan imam masjid di News York, Amerika Serikat.
- Tim WowKeren
- Senin, 15 Agustus 2016 - 10:05 WIB
WowKeren - Warga New York, Amerika Serikat dikejutkan oleh peristiwa penembakan imam masjid dan takmir usai menjalankan shalat di Masjid Al-Furqan Jame di Ozone Park. Imam Maulama Akonjee (55) tewas meski sempat dilarikan ke rumah sakit. Sementara takmir masjid Tharam Uddin mengalami sejumlah luka dan meninggal empat jam kemudian.
Saksi mata mengatakan, tembakan itu terdengar pada pukul 14:00 waktu setempat. Pelaku diidentifikasi berusia 30an tahun, berambut hitam, berjenggot, memakai kaos hitam dan celana pendek, serta kacamata. Meski belum diketahui motif sebenarnya, banyak yang menduga jika penembakan itu terkait islamphobia. Pasalnya, pelaku membunuh tanpa mengambil barang apapun milik korban.
Peristiwa itupun membuat banyak pihak menyalahkan Donald Trump. Seperti diketahui kandidat calon presiden Amerika Serikat dari partai Republik ini memang kerap membuat pernyataan yang seolah menebarkan kebencian terhadap Islam.
"Ini bukan Amerika yang sesungguhnya," ujar salah satu jemaah masjid, Khairul Islam. "Kami menyalahkan Donald Trump untuk peristiwa ini... Trump dan dramanya telah menciptakan Islamophobia."
Sementara itu, hingga saat ini pihak kepolisian tengah menyelidiki dan memburu pelaku. Aparat setempat juga telah menyebarkan foto sketsa wajah dan penembak tersebut.
(wk/)