Sebut Tangan Jessica Seperti Kuku Mak Lampir, Ahli IT Duga Rekaman CCTV Diedit
Nasional

Begini keterangan ahli IT soal CCTV di Kafe Olivier yang diduga telah diedit.

WowKeren - Persidangan kasus kematian Wayan Mirna Salihin kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pihak tersangka, Jessica Wongso kembali menghadirkan saksi ahli, yaitu pakar IT, Rismon Hasiholan Sianipar.

Dari keterangannya, Rismon mengatakan jika ada kemungkinan CCTV di Kafe Olivier telah diedit. Pasalnya ia menemukan ada keanehan pada tangan Jessica yang terlihat tidak proposional.

"Indikasi adanya tampering, adanya tidak proporsionalnya jari Jessica. Kita bandingkan dari TVOne dan Beritasatu. Terdapat inkonsistensi dan tidak proporsional telunjuk Jessica. Ini dibuktikan pada video dengan memeriksa sebaran intensitas pada frame. Panjang jari yang diduga telunjuk sampai badan tas, setelah kita periksa, pola atau tekstur dari wilayah yang di klaim tangan atau telunjuk, itu tidak. Tidak seperti tekstur pola tangan, yang kemerah-merahan," terang Rismon.


Bahkan Rismon sempat memperbesar bagian saat Jessica memegang tas dan menyebut tangan sahabat Mirna itu kukunya seperti Mak Lampir. Gerakan tangan Jessica juga dinilai aneh.

"Saya kira ini seperti kuku Mak Lampir, ini sangat tidak inheren intensitas cahayanya," imbuhnya. "Kemudian saat gerakan memegang tas sangat tidak natural."

Sementara itu, pihak tersangka Jessica diketahui telah mendatangkan sejumlah ahli sejak berapa persidangan sebelumnya. Selain ahli IT, mereka sebelumnya telah mendatangkan pakar toksikologi.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!