Begini tanggapan KPI soal tudingan melakukan sensor pada tayangan atlet renang PON XIX Jabar.
- Tim WowKeren
- Senin, 19 September 2016 - 10:50 WIB
WowKeren - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) baru-baru menjadi sasaran netter di dunia maya. KPI dituding menjadi dalang di balik sensor atlet renang pada tayangan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat. Tak terima dengan tudingan ini, KPI pun buka suara.
Lewat artikel yang diterbitkan di laman resmi, KPI menegaskan bahwa pihaknya tak pernah memerintahkan lembaga penyiaran untuk melakukan sensor berupa blur. "KPI menjelaskan bahwa blur pada tayangan tersebut dilakukan oleh lembaga penyiaran itu sendiri, dan bukan atas perintah KPI," tulis KPI.
Hal tersebut disampaikan anggota KPI Pusat, koordinator bidang Pengawasan Isi Siaran Hardly Stefano Pariela, Minggu (18/9). KPI masih terus melakukan verifikasi agar bisa memberikan penjelasan untuk masyarakat. Tak hanya itu, KPI juga berniat untuk memberikan pengarahan kepada lembaga penyiaran mengenai hal ini.
Hal serupa sebenarnya sudah pernah dijelaskan oleh KPI saat kasus sensor menimpa tayangan Putri Indonesia 2016. Saat itu KPI juga menjelaskan bahwa pihaknya bukan lembaga sensor. Pengebluran atau penyamaran tayangan diakui murni dilakukan oleh lembaga penyiaran (stasiun televisi) tanpa perintah dari KPI.
(wk/)