Begini kondisi banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Garut dan Sumedang, Jawa Barat.
- Tim WowKeren
- Rabu, 21 September 2016 - 09:31 WIB
WowKeren - Curah hujan yang tinggi sejak beberapa waktu lalu membuat Sungai Cimanuk dan Sungai Cikamuri meluap. Akibatnya wilayah Garut dan Sumedang, Jawa Barat mengalami banjir bandang. Kabarnya ketinggian air mencapai 1,5 meter hingga 2 meter.
Musibah di Garut dan Sumedang ini juga menyebabkan 10 orang tewas dan tiga lainnya masih hilang. "Berdasarkan data sementara dari BPBD Kabupaten Garut, terdapat 8 orang tewas, 1 orang hilang, 4 orang luka berat, 26 orang luka ringan, dan ratusan pengungsi," ujar Sutopo.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengungkap air bah itu menggenangi sejumlah wilayah. Antara lain seperti Bayongbong, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Banyuresmi, Karangpawitan, Kabupaten Garut.
Banjir itu juga menyebabkan longsor di Desa Cimareme, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang. Kabarnya dua rumah tertimbun material longsor. Dua orang ditemukan tewas, sementara dua orang lainnya diduga masih tertimbun reruntuhan.
Saat ini tim penyelamat masih berusaha untuk mencari korban. Tim Reaksi Cepat BNPB dan BPBD Provinsi Jawa Barat segera diturunkan untuk memberikan bantuan penanganan bencana alam.
Musibah alam yang menimpa Garut dan Sumedang ini juga menjadi perhatian publik. Di media sosial netter ramai menuliskan dukungan, simpati serta doa dalam bentuk tagar PrayforGarut.
(wk/)