Begini reaksi netizen saat menanggapi penggusuran rumah warga Bukit Duri dengan hastag '#SaveBukitDuri'.
- Tim WowKeren
- Rabu, 28 September 2016 - 08:19 WIB
WowKeren - Penggusuran Kampung Bukit, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan dilakukan Rabu (28/9) pagi ini. Rencana Pemprov DKI Jakarta itu disambut netizen dengan hastag #SaveBukitDuri di Twitter. Mereka menyayangkan langkah Pemprov DKI yang hendak menggusur kawasan tersebut.
"Pahit itu melihat rumah yang puluhan tahun kau tinggali harus dirobohkan mesin-mesin pembangunan #SaveBukitDuri," tulis salah seorang netizen. "Kita dukung Warga Bukit Duri karena mereka memiliki konsep jelas hunian manusiawi yang tetap mempertahankan akar budaya #SaveBukitDuri," tulis yang lain.
Di tengah-tengah penggusuran itu, warga juga menggelar aksi damai bertema "Demo Budaya Bukit Duri Tak Jera". Ketua Komunitas Ciliwung Merdeka, Sandyawan Sumardi menjelaskan aksi damai tersebut diadakan untuk menunjukkan bahwa kekerasan yang dilawan dengan kekerasan tidak menghasilkan perdamaian.
"Hal ini pula yang membuat kami gigih menolak sikap Pemprov DKI yang de facto dalam melakukan penggusuran paksa cenderung mengedepankan kekerasan dalam menyelesaikan kejahatan," ungkap Sandy dilansir dari Republika. Menurutnya penggusuran-penggusuran sebelumnya adalah bukti kegagalan kebijakan pembangunan Pemprov DKI.
Sebelunya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan, Pemkot Jakarta Selatan sudah melayangkan Surat Peringatan (SP) ke-3 kepada warga Bukit Duri, Tebet. Oleh karena itu, penggusuran Bukit Duri tetap dilaksanakan pada Rabu 28 September 2016.