Kualitas makin rendah, akankah KPI memberhentikan sinetron yang tak layak ditayangkan?
- Tim WowKeren
- Senin, 10 Oktober 2016 - 09:42 WIB
WowKeren - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah merilis hasil Survey Indeks Kualitas Program Siaran Televisi periode kedua tahun 2016. Survey ini memberikan hasil yang cukup mengejutkan soal kualitas tayangan sinetron dan infotainment.
Dilansir dari laman resmi KPI, Ketua KPI Pusat, Yuliandre Darwis memberikan catatan pada hasil survey sinetron. Indeks kualitas lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya.
Sinetron mendapat indeks 2,94 pada periode survey pertama. Sedangkan pada periode kedua, indeks kualitas sinetron turun menjadi 2,70. Melihat rendahnya kualitas sinetron ini, Yuliandre menyarankan stasiun televisi untuk melakukan beberapa perbaikan.

Yuliandre menyarankan lembaga penyiaran (stasiun televisi) untuk melakukan perbaikan secara total pada konsep sinetron dan infoteinment yang di televisi. Meski fungsi utamanya menghibur, tapi hal tersebut tidak bisa mendominasi.
"Karena ada fungsi-fungsi lain dalam penyiaran yang harus hadir secara seimbang bagi kemaslahatan masyarakat," ujar Yuliandre. KPI akan menjadikan hasil survey ini sebagai catatan penting dalam evaluasi tahunan Kementrian Komunikasi dan Informatika berkaitan dengan Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP).
Tidak menutup kemungkinan jika KPI bakal memberhentikan program yang dianggap tak layak ditayangkan. "Jika memang hasil survey ini sebangun dengan pengaduan masyarakat dan akumulasi sanksi yang didapat, kami akan merekomendasikan sinetron dan infotainment mana saja yang sebaiknya dihentikan secara permanen," imbuhnya.
(wk/)