8 Tewas, Bupati Sempat Lihat Tali Sling Putus Sebelum Jembatan Kuning Ambruk
SerbaSerbi

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta mengungkap jika Jembatan Kuning memang rawan dan ia pernah mengingatkan warga.

WowKeren - Ambruknya Jembatan Kuning yang menghubungkan Pulau Nusa Lembongan dan Pulau Nusa Ceningan meninggalkan duka bagi banyak orang. Seperti diketahui akibat kejadian itu 8 orang meninggal, 2 orang luka berat dan 22 orang luka ringan.

Musibah tersebut juga menjadi perhatian Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta. Baru-baru ini ia menyempatkan diri mengunjungi korban yang masih dirawat di rumah sakit. Dalam kesempatan itu, Suwirta mengatakan jika ia melihat tali sling jembatan itu putus sebelumnya.

"Kemarin saya melihat tali sling putus, maka kita dan rombongan turun. Kekhawatiran saya pun terbukti. Sebelum kejadian, warga naik jembatan secara bersamaan saat Odalan (upacara persembahyangan) di Pura Bakung. Itu semua krama (umat) turun, karena ramai langsung masuk," terang Suwirta.


Suwirta menjelaskan jika jembatan tersebut memang rawan. Pada 2015 lalu, jembatan tersebut juga sempat hampir putus namun berhasil diperbaiki. Ia pernah memperingatkan warga agar tidak menggunakan jembatan itu untuk sementara waktu, apalagi jika jumlah bebannya berlebihan.

Pemerintah daerah sebenarnya memiliki rencana untuk memperbaiki jembatan itu dan telah menganggarkan dana sebesar Rp 200 juta pada 2017 mendatang. Namun ternyata, jalur satu-satunya yang menghubungkan antara Nusa Lembongan dengan Nusa Ceningan itu justru membawa petaka terlebih dahulu.

Sementara itu, ambruknya Jembatan kuning membuat banyak warga kesusahan. Pasalnya, hal tersebut membuat jalur penghubung Nusa Lembongan dengan Nusa Ceningan lumpuh total.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!