Simak penjelasan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengenai hal tersebut di bawah ini.
- Tim WowKeren
- Jumat, 28 Oktober 2016 - 10:39 WIB
WowKeren - Seakan tidak ingin menutupi aib, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo blak-blakan mengungkap apa saja hal negatif yang pernah terjadi di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Mulai dari soal sogokan yang banyak diberitakan, hingga seks bebas yang berujung ke pemecatan anggota.
Kumolo memang mengakui banyak pejabat hingga praja yang bermasalah dan harus dikenai sanksi pemecatan. Bahkan baru saja ada 2 pejabat IPDN yang dipecat karena menerima sogokan untuk memasukkan praja yang akan menempuh pendidikan di IPDN. "Mau masuk IPDN itu nyogok Rp 200 juta-Rp 300 juta, ini bisa kita ketahui karena laporan praja yang sudah bayar, tapi tidak diterima," cerita Kumolo di kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, 27 Oktober.
Kumolo juga menceritakan banyak di lingkungan Praja yang melakukan perkelahian hingga penyiksaan terhadap junior. Total ada 41 praja yang sudah dikenai sanksi pemecatan. "Saya selidiki siapa yang memulai duluan. Langsung saya pecat," tegasnya.
Lebih miris lagi, Kumolo bahkan terang-terangan ada juga praja IPDN yang dipecat karena melakukan hubungan seks di luar nikah dan hamil. "Ada tiga yang hamil, saya pecat yang hamil dan juga menghamili," pungkasnya masam.
(wk/)