Plt Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono mengungkap sejumlah kerusakan yang diakibatkan oleh demo 4 November lalu.
- Tim WowKeren
- Senin, 07 November 2016 - 16:06 WIB
WowKeren - Jumat (4/11), ribuan anggota ormas Islam menggelar demo besar-besaran di Jakarta. Mereka memprotes kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
meski telah diimbau untuk tertib dan damai, nyatanya kerusuhan sempat terjadi. Massa merusak berbagai fasilitas dan juga sebuah minimarket di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.
Terkait hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono buka suara. Menurutnya kerugian yang dialami akibat aksi anarkis itu cukup besar.
"Kerugian jelas ada. Total enggak sampai Rp 500 juta lah, sekitar Rp 300 juta sampai Rp 400 juta," ujar Sumarsono. Seperti diketahui ada pagar di lima titik yang dirusak oleh massa.
Tidak hanya itu, massa juga membakar mobil dan juga menginjak-injak tanaman. Sumarsono menyebutkan ada sekitar 6600 tanaman yang rusak di sepanjang jalan dari Masjid Istiqlal hingga Istana Negara.
Tidaka hanya itu, tiga bus TransJakarta juga dipecah kacanya. "Termasuk ada tiga bus TransJakarta yang kacanya juga pecah, juga bagian Jembatan Penyeberangan Orang dan halte di Penjaringan yang rusak," imbuhnya.
Sementara itu, belakangan muncul dugaan jika kerusuhan yang terjadi saat demo tersebut merupakan ulah penyusup. Pasalnya, aksi unjuk rasa itu berlangsung damai hingga sore hari. Bahkan massa juga memunguti sampah sepanjang jalan yang mereka lalui.
(wk/)