Kampanye Ahok Sering Ditolak Warga, Tim Sukses Lapor Bawaslu
Nasional

Penolakan seperti apa yang diterima tim kampanye Ahok dan Djarot seperti yang dilaporkan tim sukses?

WowKeren - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat kesulitan berkampanye terkait kasus tuduhan penistaan agama yang saat ini tengah dijalaninya. Saat kampanye pencalonan Gubernur DKI Jakarta 2017, cagub nomor urut dua bersama Djarot Saiful ini kerap ditolak warga di Jakarta Barat.

Warga sering mengusir tim kampanye Ahok yang berada di sana dan mengadakan demo. Tak tinggal diam, tim sukses pun melaporkan hal tersebut ke Bawaslu DKI, Rabu, 9 November malam.

"Kita melaporkan adanya dugaan perampasan hak. Karena terjadinya penolakan-penolakan itu," kata Wibi Andrino dari tim sukses Ahok-Djarot dilansir Detik. "Sebelum dilaporkan ke polisi, lapor Bawaslu dulu."


"Aturannya kalau ada laporan ke Bawaslu, lalu Bawaslu akan melapor ke kepolisian dan kejaksaan," jelas Wibi. "Kita menduga penolakan terjadi bukan dari warga setempat. Sepanjang ini kebanyakan di Jakarta Barat. Kita lapor ke Bawaslu. Perampasan hak kampamye diambil. Kami ada saksi, yang menyatakan mereka bukan warga asli."

Seperti diketahui, Ahok ditolak sekelompok warga di Rawa Belong, Jakarta Barat, saat tengah berkampanye. Ketua Ranting PDIP Kebon Jeruk bernama Dayat menjadi korban pengeroyokan saat peristiwa itu terjadi.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!