Sempat Ditolak Bioskop, '25 Hari di Eropa' Lahir Berkat Anies Baswedan?
Film

Begini pengakuan Aditya Gumay dan Anies Baswedan saat premiere film '25 Hari di Eropa' belum lama ini.

WowKeren - Film terbaru dari sutradara Aditya Gumay, "25 Hari di Eropa" mendadak jadi sorotan. Film yang seharusnya sudah dirilis ini tak kunjung mengantongi jadwal tayang di bioskop-bioskop Tanah Air.

Alhasil, sang sutradara memutar otak agar filmnya dapat dinikmati publik. Aditya Gumay pun mengadakan sejumlah workshop untuk dapat memutar dan memperkenalkan filmnya ke publik.

Belum lama ini, tim Aditya Gumay akhirnya dapat memutar "25 Hari di Eropa" di salah satu bioskop ternama di Kuningan, Jakarta. Acara premiere film tersebut bahkan dihadiri oleh Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Siapa sangka, ternyata Anies lah yang menjadi pioneer terciptanya film "25 Hari di Eropa". Anies mengaku, 2015 lalu saat ia masih menjabat menteri, dirinya pernah mengobrol banyak hal dengan Aditya Gumay. Ditantang Anies untuk membuat karya, Aditya lantas tiba-tiba terbersit mencipatakan film dan diberi judul sesuai dnegan tagline menteri (Anies Baswedan) saat itu.


"Awalnya obrolan terjadi saat saya masih menjadi menteri di tahun 2015 lalu. Memang banyak mau yang dikerjakan salah satunya rencana kerja sama dengan Mas Aditya," ujar Anies seperti dilansir dari Tribunnews. "Meski serba sulit, uang minim secara bisnis, tapi bersama tim tidak berhenti bekerja untuk berkarya yang akhirnya jadilah film ini. Meskipun sulit, saya tanya, 'Anda ini sebenarnya mencintai Indonesia tanpa syarat apa ada apa-apanya?'"

Lebih lanjut Aditya Gumay menjelaskan bahwa pembuatan filmnya itu terjadi begitu saja dan spontan. Ia bahkan mengaku produksi film dilakukan untuk mengisi waktu luang. Beruntung, waktu itu Aditya membawa serta tiga cameraman dan 2 tim audioman.

Sementara itu, film "25 Hari di Eropa" sendiri mengisahkan tentang sekelompok remaja yang menghabiskan waktu mereka keliling 4 negara di Eropa, yakni Belanda, Jerman, Perancis dan Swiss. Selama rentang waktu tersebut, banyak hal mereka lalui termasuk memperkenalkan budaya Indonesia melalui seni tari, musik dan lagu.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!