Akui Ingin Mandat Jokowi-JK Dicabut, Sri Bintang Bantah Lakukan Makar
Nasional

Jalani pemeriksaan oleh polisi, Sri Bintang tetap membantah melakukan makar.

WowKeren - Sri Bintang Pamungkas telah ditetapkan sebagai tersangka kasus makar sejak beberapa waktu lalu. Namun hingga kini aktivis itu tetap membantah tudingan tersebut.

Kamis (22/12), Sri Bintang menjalani pemeriksaan selama tiga jam di Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Namun, selama itu ia dengan tegas tetap membantah soal makar dan menolak di-BAP. "Apa yang dituduhkan pada saya itu sembarangan. Gegabah," ujar Sri Bintang. "Saya sejak awal menyatakan tak mau lebih dari jam 5. Saya pun tidak mau diperiksa. Pada akhir pemeriksaan ini masih ditanyakan lagi. Apa mau diperiksa lagi? Enggak mau. Jadi enggak usah undang saya."

Dalam pemeriksaan itu Sri Bintang mengaku menjawab sejumlah pertanyaan. Meski begitu, menurutnya kepolisian tidak akan bisa menemukan bukti dirinya melakukan makar. Meski begitu, Sri Bintang sempat mengakui jika dirinya memang menginginkan mandat Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dicabut.


"Karena yang saya tuntut adalah Sidang Istimewa MPR dan itu sangat konstitusional. Kalau mau dibikin heboh, itu revolusi yang konstitusional," terangnya. "Saya akan tetap melakukan oposisi, perlawanan pada kekuasaan ini sampai saya anggap selesai, yaitu kembali ke UUD 45, cabut mandat Jokowi-JK, dan pembentukan pemerintah baru."

Sementara itu, selain Sri Bintang ada sejumlah tokoh lainnya yang dituding melakukan makar. Mereka antara lain adalah Rachmawati Soekarno, Kivlan Zein, Adityawarman Thahar, Ratna Sarumpaet, Firza Huzein, Eko Santjojo, Alvin Indra, Hatta Taliwang, Rizal dan Jamran.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!