Tuai Kontroversi, Kapolda Metro Tegaskan Gambar di Rupiah Baru Bukan Palu-Arit
Nasional

Seperti apa penjelasan Kapolda Metro atas tuduhan Habib Rizieq soal lambang PKI di rupiah baru?

WowKeren - Isu adanya lambang PKI (palu-arit) di uang rupiah desain baru tengah menjadi topik yang banyak dibahas masyarakat. Apalagi setelah pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq membicarakan hal tersebut dalam sebuah pidatonya yang viral di media sosial.

Menanggapi kontroversi yang terjadi, Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan akhirnya angkat bicara. Ia menjelaskan jika gambar yang terdapat di rupiah baru tersebut bukanlah palu-arit seperti yang telah dijelaskan sebelumnya oleh Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo "Padahal, BI sudah menyampaikan ada sistem baru pengamanan hologram di uang baru, namanya rectoverso, jadi dua mata sisi itu berbeda, tetapi apabila diterawang ada lambang BI," ujar Irjen Iriawan.

Dalam kesempatan itu, Iriawan juga menegaskan jika mereka akan segera memproses kasus Habib Rizieq. Seperti diketahui, Imam Besar FPI itu dilaporkan oleh Jaringan Intelektual Muda Anti Fitnah (JIMAF) dan Solidaritas Merah Putih (Solmet) atas pidato palu-arit tersebut.


"Kami kenakan Pasal 28 ayat (1) UU ITE, itu ujaran kebencian dan kebohongan, tetapi nanti kami melengkapi bukti itu," imbuhnya. Habib Rizieq kabarnya terancam hukuman empat tahun penjara.

Sementara itu, dalam kunjungannya ke Gedung DPR baru-baru ini Habib Rizieq mengungkap rencananya untuk melaporkan Gubernur BI, Agus Martowardojo, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) dan desainer logo itu. Mereka dinilai bertanggung jawab atas gambar yang disebut-sebut mirip lambang PKI itu.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!