Diberi Saran Positif Soal Beruang Kurus, Pengelola Kebun Binatang Bandung Malah Nyinyir
Nasional

Seperti ini pembelaan diri pengelola Kebun Binatang Bandung soal hebohnya pemberitaan beruang kurus.

WowKeren - Heboh pemberitaan soal beruang kurus di Kebun Binatang Bandung yang menjadi viral hingga disorot media internasional, sudah didengar oleh pihak pengelola. Dalam pemberitaan, kondisi beruang madu yang berada di kebun binatang Jalan Tamansari, Bandung, itu sangat memprihatinkan dengan tubuh kurus kering, serta dalam sebuah video terekam memakan kotorannya sendiri karena diduga kelaparan.

Ridwan Kamil sebagai Wali Kota Bandung mengatakan sudah berulangkali menegur pihak pengelola kebun binatang. "Sudah berulang kali disampaikan, Bonbin ini milik pribadi swasta, kita tidak punya kapasitas. Untuk surat keberatan saya sudah kirim ke Kemen LH tahun lalu. Pressure-nya ke kementerian karena mereka yang bisa menutup," ujar Ridwan Kamil.

Namun Kepala Humas Yayasan Margasatwa Tamansari selaku pengelola Kebun Binatang Bandung, Sudaryo, membantah pihaknya tidak memberikan perawatan yang baik kepada para satwanya, termasuk beruang kurus tersebut. Kondisi kesehatan para hewan juga selalu dipantau setelah mempunyai tim dokter dan dipastikan seluruh hewan dalam keadaan sehat. Dia menolak tudingan pihaknya menelantarkan beruang madu tersebut.

"Seperti yang Anda lihat sekarang kan, sehat-sehat saja, enggak ada apa-apa. Pendapat orang kurus dan sebagainya, memangnya kalau kurus itu berarti tidak sehat? Kurang makan? Kan tidak. Atau sebaliknya, gemuk belum tentu sehat," kata Sudaryo dilansir Liputan6 (18/1). "Yang penting, kami memelihara satwa-satwa itu harus sehat dan kita lakukan, makanya kesehatannya oleh dokter juga diperiksa."


Menurut Sudaryo, kebutuhan makan para hewan di kebun binatang itu dipenuhi lebih dari cukup setiap hari. Namun jadwal pemberian makan berbeda masing-masing hewan. "Kalau makan pasti rutin tiap hari. Beda-beda, satwa itu ada yang pagi-pagi, ada yang cukup siang hari, ada yang cukup siang-sore. Contoh orangutan, pagi-pagi itu dikasih susu sama roti, jam 11 dikasih telur rebus, jam 4 sore kita kasih jus. Harus sehat, harus cukup," ungkap Sudaryo.

Sudaryo kembali menyatakan jika pihaknya sudah berpengalaman mengelola taman margasatwa yang berusia 86 tahun tersebut. Oleh karena itu segala kewajiban untuk perawatan hewan, termasuk makan dan kesehatan, menjadi perhatian. "Tapi perilaku satwa juga diperhatikan. Contoh di kandang Waw-Waw, ada kandang tidur, ban bekas untuk gelantungan. Itu perilaku mereka harus diperhatikan," jelasnya.

Mengenai rekaman video beruang memakan kotorannya sendiri, Sudaryo mengaku curiga dengan video tersebut karena secara akal sehat hal itu tidak masuk akal. Bahkan, dia menuding ada pihak-pihak tertentu yang sengaja membuat heboh kejadian beruang. "Saya juga curiga ada orang-orang kasih lempar makanan di situ kebetulan ada kotorannya, lalu dipotret. Bisa juga orang suruhan LSM ini, saya menduga seperti itu. Sekarang masak dari buka sampai tutup harus dijaga terus, kan tidak. Pengunjung sudah diberitahu untuk tidak sembarangan beri makan karena satwa kita sudah dicukupi makanannya," pungkasnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait