Berikut tanggapan Zumi usai aksi marah-marahnya di sebuah rumah sakit di Jambi belum lama ini.
- Tim WowKeren
- Senin, 23 Januari 2017 - 11:28 WIB
WowKeren - Sejak menjadi Gubernur Jambi, Zumi Zola berusaha meningkatkan kinerja badan pemerintahan. Ia pun kerap mengadakan inspeksi dadakan (sidak) di berbagai institusi, termasuk RSUD Raden Mattaher, Jambi. Namun siapa sangka, Zumi malah disebut marah besar hingga membanting dan menendang kursi rumah sakit tersebut. Pasalnya, ia mendapati tidak ada orang yang jaga malam di rumah sakit daerah tersebut.
Aksi Zumi itu pun langsung menuai kontroversi. Tidak sedikit netter yang menganggap jika mantan kekasih Ayu Dewi itu terlalu berlebihan. Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri, Sumarsono, bahkan menilai jika aksi Zumi tersebut tidak beretika.
"Sebenarnya apa yang dilakukan Zumi Zola itu lebih kepada etika pemimpin. Mungkin maksudnya bagus. Namanya seperti orangtua kepada anak kadang dikerasin. Tapi ada batas-batasnya," ujar Sumarsono dilansir Detik pada Senin (23/1). "Batas-batas inilah yang mengetahui adalah norma setempat. Norma itu lah yang kemudian dari seorang pemimpin, yang membatasi. Mana yang layak dan mana yang tidak layak. Kalau nilai-nilai sosial yang berlaku di masyarakat itu mengatakan tidak layak, seharusnya tidak dilakukan."
Di sisi lain, salah seorang netter yang mengaku sebagai ko-asisten bedah rumah sakit tersebut memberikan pembelaan. Menurut netter tersebut, saat berada di IGD, Zumi tidak marah dengan siapapun. Ia baru diketahui marah saat berada di bangsal perawatan bedah.

Sementara itu, meski aksi Zumi menuai kontroversi, ia sepertinya masih tetap "merakyat" bersama masyarakat Jambi. Dalam salah satu foto Instagram yang diunggahnya, Zumi tampak berada diantara kerumuman masyarakat dan beberapa pelayan kesehatan. Di bagian keterangan foto, Zumi bahkan berterima kasih kepada semua tenaga medis.
"Alhamdulillah senam pagi bersama masyarakat dan pelayanan kesehatan dari teman teman tenaga medis termasuk para apoteker.saya sangat berterima kasih kpd semua tenaga medis seperti dokter,bidan,perawat dan apoteker yg telah berkerja dg hati nurani,disiplin,berdedikasi tinggi dan tidak pernah mengeluh dalam melayani masyarakat jambi," tulis Zumi. "Pekerjaan dan tugas tenaga medis tidaklah ringan dan penuh tantangan.namun satu hal yg pasti tugas yg dijalankan adalah tugas yg teramat mulia.selamat berhari minggu semua."

Menanggapi banyaknya kritik atas aksi sidaknya, Zumi pun angkat bicara. Menurut Zumi, sidak itu adalah tindak lanjut dari banyaknya laporan dan keluhan dari masyarakat.
"Kalau saya tidak lakukan suatu tindakan tegas, saya salah. Saya harus melakukan ini (sidak). Saya tahu tidak semua setuju apa yang saya lakukan. Tapi saya harus melakukan ini," ujar Zola belum lama ini. "Jadi tidak serta-merta, tidak semena-mena. Sudah dalam proses, saya sudah satu tahun menjadi gubernur. Ini bukan sekali ini saya sidak ke rumah sakit ini.
(wk/)