Ini alasan kedatangan Habib Rizieq ke Surabaya ditolak oleh sebagian masyarakat.
- Tim WowKeren
- Jumat, 27 Januari 2017 - 10:15 WIB
WowKeren - Habib Rizieq dijadwalkan untuk mengunjungi Surabaya, Jumat (27/1) untuk menghadiri acara Gerakan Subuh Berjamaah di Masjid Al Falah. Namun, kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu ditolak oleh massa yang Aliansi Kerukunan Umat dan Kebhinnekaan Surabaya.
Kamis (26/1), kelompok itu menggelar aksi di depan Mapolda Jawa Timur. Mereka juga sempat melakukan long march dari Masjid Alfalah di Jalan Darmo sebelum akhirnya menuju Mapolda Jawa Timur di Jalan Ahmad Yani Surabaya.
Salah satu koordinator aksi, Sukadar mengatakan jika pihaknya menolak kedatangan itu lantaran Habib Rizieq dinilai telah memecah belah kerukunan agama. Mereka juga menolak adanya ormas intoleran di Surabaya.
"Kenapa kami menolak Rizieq untuk hadir di Surabaya? Itu karena Rizieq sudah menjadi simbol adanya perpecahan umat beragama di Indonesia," ujar Sukandar. "Di Jawa Timur semua sudah sepakat untuk menolak ormas yang dianggap intoleran dan memecah belah NKRI. Kami hanya ingin kerukunan itu saja."
Jika Habib Rizieq bersikeras datang, Sukandar mengaku khawatir adanya aksi penolakan yang lebih parah. "Kami khawatir ada penolakan yang berujung tindakan anarkistis jika Rizieq tetap datang ke Surabaya," imbuhnya.
Sementara itu, hingga kini masih belum diketahui apakah Habib Rizieq akan tetap datang atau tidak. Pihak Al Falah sendiri kabarnya masih melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian.
Habib Rizieq sendiri belakangan tengah tertimpa berbagai polemik. Ia dipolisikan atas berbagai kasus, mulai dari penghinaan Pancasila hingga penistaan agama.
(wk/)